Pemuda di Jakarta Meninggal Paska Divaksin AstraZeneca, BPOM: Tunggu Investigasi Komnas KIPI

  • Whatsapp
AstraZeneca

INDOPOLITIKA.COM – Seorang pemuda berusia 22 tahun asal Buaran, Jakarta bernama Trio Fauqi Virdaus dinyatakan meninggal pada Kamis (6/5/2021), setelah menerima suntikan vaksin COVID-19 merek AstraZeneca sehari sebelumnya.

Mulanya, Trio merasa demam panas setelah mendapatkan suntikan vaksin. Kondisinya lalu melemah dan masih mengalami demam pada hari Kamis. Trio lantas dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 12.30 WIB.

Berita Lainnya

Merespon hal itu, Juru Bicara Vaksinasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lucia Rizka Andalusia menjamin kualitas mutu vaksin AstraZeneca yang beredar di masyarakat telah melalui proses penelitian dan kajian yang sesuai dengan pakem Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Setiap vaksin yang akan diedarkan telah melalui proses lot release di BPOM, untuk melihat kesesuaian mutu produk,” kata Rizka dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (11/5/2021).

Rizka meminta publik menunggu hasil kajian investigasi dari Komisi Nasional (Komnas) KIPI terkait temuan kasus kematian itu.

Sementara Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari sebelumnya juga menyatakan telah melakukan investigasi bersama Komda KIPI DKI Jakarta sejak Jumat (7/5) lalu.

Hingga kini, belum ada bukti kuat yang membuktikan keterkaitan antara kematian Trio dengan KIPI vaksin AstraZeneca. Proses investigasi pun masih dilanjutkan.

“Saat ini Komnas KIPI sedang melakukan investigasi, untuk melihat penyebab kematian. Apakah berhubungan dengan pemberian vaksin atau karena sebab lain,” pungkas Rizka. [rif]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *