Penasaran, Pencari Suaka Nonton Upacara Kemerdekaan di YouTube

  • Whatsapp
Para pencari suaka

INDOPOLITIKA – Para pencari suaka yang menghuni penampungan sementara di Kalideres, Jakarta Barat, ikut penasaran terhadap upacara HUT ke-74 RI. Pencari suaka itu menonton siaran langsung upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI melalui situs YouTube di telepon seluler.

“Saya ingin tahu seperti apa upacara peringatannya. Karena di sini tidak ada televisi, saya nonton di ponsel,” kata seorang pencari suaka, Noorullah Shoojai, dikutip Antara di penampungan Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (17/8).

Baca Juga:

Pengungsi asal Afganistan itu serius mengamati tayangan langsung dari salah satu stasiun televisi melalui siaran streaming di YouTube.

Pria berusia 26 tahun yang sedang seru menonton Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI itu kemudian mengundang rekan lainnya dan beberapa anak-anak yang ada di penampungan tersebut untuk ikut menonton bareng.

Pengungsi lainnya, Reza Hasini, juga menonton upacara HUT ke-74 RI melalui tayangan langsung di YouTube. Ia bahkan tertegun melihat Presiden Joko Widodo yang tampak berbeda dari biasanya karena mengenakan pakaian adat Bali.

“Itu Presiden Joko Widodo, pakai baju adat ya?” katanya dalam bahasa Indonesia dengan cukup lancar.

Reza menuturkan upacara serupa dilakukan di negaranya, yakni upacara menaikkan bendera dan pasukan baris-berbaris. Peringatan hari kemerdekaan Afganistan, kata dia, juga berdekatan dengan HUT Indonesia, yakni setiap 19 Agustus.

Sementara seorang pengungsi asal Afganistan lainnya, Noorullah Shoojai berharap Indonesia semakin maju memaknai Hari Ulang Tahun ke-74 RI.

“Indonesia dan orang-orang sangat baik. Saya yakin Indonesia akan berada dalam tataran negara maju di dunia,” kata Noorullah.

Noorullah yang tiba di Jakarta tahun 2004 ini juga mengharapkan menjadi negara yang damai, tidak seperti negara lain yang banyak mengalami krisis kemanusiaan.

senada dengan Noorullah, Abdul Ali yang juga dari Afganistan mengharapkan Indonesia menjadi negara yang makmur dan memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya.

“Semoga masyarakat Indonesia sejahtera, tidak seperti kami yang tidak memiliki arah karena banyak masalah di negara kami,” kata Abdul Ali.

Pengungsi lainnya, Ahmed dari Somalia juga mendoakan Indonesia menjadi negara yang semakin maju baik ekonomi dan teknologi. “Indonesia pasti lebih baik,” katanya.

Informasi, sejumlah pengungsi di penampungan yang menggunakan lahan bekas Kodim Jakarta Barat tidak banyak melakukan aktivitas. Beberapa di antaranya terlihat duduk-duduk di sekitar gedung dan tenda. sedangkan, beberapa orang lainnya terlihat hilir mudik di sekitar penampungan.

Belum ada aktivitas perayaan menyambut HUT ke-74 RI. Namun, relawan dari Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta berencana akan membuat aneka lomba khas 17-an.

Saat ini jumlah pengungsi UNHCR yang mendiami penampungan itu mencapai 1.151 orang berdasarkan data yang tertera di papan pos pengungsian. Mereka paling banyak berasal dari Afganistan mencapai 920 orang, sisanya dari Somalia, Sudan, Pakistan, Ethiopia, Irak, Yaman, Suriah, Bangladesh dan Eritrea. Apabila dirinci, jumlah pengungsi dewasa mencapai 847 orang dan anak-anak 304 orang.(AB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *