Internasional

Penasihat Trump Mengaku Pernah Jadi Korban Pelecehan

Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway. (Foto: AFP/Mandel Ngan)

Washington: Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengaku pernah menjadi korban kekerasan seksual. Pernyataan disampaikan Conway saat membicarakan percobaan pemerkosaan yang dituduhkan kepada calon Hakim Agung Amerika Serikat Brett Kavanaugh. 

Tiga wanita menuduh Kavanaugh melakukan pelanggaran seksual di masa lalu. Biro Investigasi Federal (FBI) berencana menginvestigasi tuduhan tersebut.

"Saya merasa sangat berempati kepada para korban kekerasan dan pelecehan seksual serta perkosaan," ujar Conway dalam acara 'State of the Union' di media CNN, Minggu 30 September 2018.

"Saya juga seorang korban kekerasan seksual," kata Conway. 

Conway menilai semua pelaku kejahatan seksual harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Tapi dia juga mengatakan jangan menggeneralisasi semua pria atas kejahatan semacam itu.

"Anda harus bertanggung jawab atas perilaku Anda sendiri," ungkap Conway, yang juga sempat menyebut nama Cavanaugh dalam acara tersebut.

Baca: Trump Bela Calon Hakim Agung yang Diterpa Isu Pemerkosaan

Selain di CNN, Conway juga berbicara di media lain. Dia membela Dr Christine Blasey Ford, salah satu wanita yang menuduh Cavanaugh. Ford akan bersaksi di hadapan Komite Senat AS mengenai tuduhannya. 

Ford menuduh Kavanaugh berusaha memperkosanya di sebuah pesta pada 1982. Deborah Ramirez, wanita lainnya, juga menuduh Cavanaugh memperlihatkan alat kelaminnya saat mereka berdua kuliah di Universitas Yale. 

Sementara wanita ketiga, Julie Swetnick, menuding Kavanaugh dan seorang temannya hadir di berbagai pesta dan memperkosa banyak gadis. Kavanaugh dengan keras menyangkal semua tuduhan tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close