INDOPOLITIKA – Setelah dinyatakan hilang selama 19 hari, pendaki Gunung Slamet bernama Syafiq Ali (18) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh salah satu ranger Gunung Slamet, Heru.
“Benar, korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini masih dilakukan proses evakuasi,” ujar Heru dikutip Kamis (15/1/26).
Kabar duka ini juga dibenarkan oleh sejumlah komunitas pendaki gunung. Salah satunya komunitas Mountnesia yang menyampaikan informasi penemuan jenazah melalui akun media sosial resminya.
Dalam unggahannya, komunitas Mountnesia menyebutkan bahwa Syafiq ditemukan di lereng puncak Gunung Slamet sisi selatan, tepatnya di area antara jalur Gunung Malang dan Baturraden. Proses evakuasi jenazah disebut masih berlangsung.
Hilang Sejak Desember 2025
Sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan dilaporkan hilang sejak Jumat, 27 Desember 2025, saat melakukan pendakian di Gunung Slamet. Hingga lebih dari dua pekan pencarian dilakukan, keberadaan korban baru berhasil ditemukan oleh tim pencari.
Berdasarkan keterangan rekan pendaki korban, Himawan Choidar Bahran, Syafiq sempat mengalami kram sebelum akhirnya terpisah. Kondisi tersebut membuat korban tidak mampu melanjutkan perjalanan dan diduga tersesat.
“Menurut kesaksian rekan pendaki, korban mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan pendakian dan kemudian kehilangan arah,” kata Staf Basarnas Semarang, Handika Hengki.
Dalam proses pencarian, semula sekitar 120 personel dan relawan mendaftarkan diri untuk terlibat. Namun, setelah mempertimbangkan faktor keselamatan dan medan yang berat, jumlah personel yang diterjunkan dibatasi menjadi 70 orang yang dibagi ke dalam empat tim pencarian.
Syafiq diketahui merupakan warga Kramat Utara, Magelang Utara. Ia dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Saat itu, Syafiq mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang.
Himawan sendiri lebih dahulu ditemukan oleh tim SAR pada Selasa, 30 Desember 2025, dalam keadaan selamat. Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq terus dilanjutkan hingga akhirnya jasad korban ditemukan. (Nul)












Tinggalkan Balasan