Pendekatan Jalan Tengah Cara Terbaik Atasi Tantangan Global

  • Whatsapp
Dalam WPF kali ketujuh ini, tema yang diangkat adalah Middle Path for the World Civilization. (Foto:Medcom/Willy)

Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut Middle Path atau jalan tengah merupakan pendekatan terbaik dalam menyelesaikan beragam masalah dan tantangan global.

Dengan berada di posisi tengah, suatu negara mampu bersikap objektif dan membantu mencarikan solusi tepat.

Muat Lebih

"Jalan Tengah diberlakukan dalam kebijakan Indonesia saat ini. Indonesia terus menjadi kontributor perdamaian," ucap Menlu Retno setelah secara resmi membuka membuka World Peace Forum (WPF) di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018.

Dalam WPF kali ketujuh ini, tema yang diangkat adalah Middle Path for the World Civilization.

"Kami menginginkan perdamaian positif, yang menciptakan kesejahteraan dan kemajuan, serta membebaskan masyarakat menuju keterbukaan," lanjut Menlu Retno.

Menurut Menlu Retno, jalan tengah ini merupakan bagian dari soft power yang selalu ditunjukkan Indonesia dalam membantu menyelesaikan masalah global. Ia menilai soft power memiliki kekuatan yang lebih efektif ketimbang pendekatan hard power.

Turut hadir dalam acara adalah cendekiawan Alwi Shihab, mantan Menlu Hassan Wirajuda dan juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin. 

Din menyebut konsep jalan tengah ini sejalan dengan wasatiyyah dalam agama Islam, yang pada intinya adalah keseimbangan dan bersikap secara proporsional.

Lewat sesi diskusi dan tukar pandangan di WPF, Din berharap negara-negara di dunia dapat menerapkan pendekatan jalan tengah dalam menyelesaikan beragam konflik.

"Kriteria dari wasatiyyah ini adalah menekankan keadilan, keseimbangan, restorasi, dan konsultasi," sebut Din.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *