Internasional

Peneliti: Demokrasi AS Paling Bobrok di Era Trump

Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk Politik (LIPI), Siswanto. (Foto: Marcheilla Ariesta)

Jakarta: Amerika Serikat (AS) merupakan salah satu negara demokrasi tertua di dunia. Namun saat ini, demokrasi di Negeri Paman Sam dinilai sejumlah orang menurun drastis.

Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk Politik (LIPI), Siswanto, menilai penurunan demokrasi terlihat jelas di era kepemimpinan Presiden AS Donald Trump.

"Demokrasi AS terlalu bebas, namun di pemerintahan Trump saat ini, demokrasi di sana malahan menurun," kata Siswanto di Jakarta, Selasa 2 Oktober 2018.

Menurut dia, Trump sama sekali tidak menghormati demokrasi. Hal ini terlihat dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya, termasuk rencana membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.

"Trump adalah presiden terburuk sepanjang sejarah AS," imbuh dia.

Pada awal 2018, Indeks Demokrasi tahunan melacak kesehatan pemerintahan negara-negara di dunia. Hasilnya relatif buruk untuk tahun lalu.

Baca: Kepuasan Publik terhadap Trump Merosot ke Titik Terendah

Di 89 negara, skor norma demokrasi terlihat lebih buruk daripada skor tahun lalu. Dikutip dari artikel Washington Post awal tahun ini, penurunan yang mengejutkan itu terutama disebabkan AS.

Pada 2017, demokrasi AS tidak berjalan dengan baik, mempertahankan status dan skor yang sama. Orang AS tetap terpecah karena isu-isu seperti imigrasi dan kebijakan ekonomi serta lingkungan. 

Hal ini menyebabkan kemerosotan demokrasi lebih lanjut, terutama karena polarisasi mengarah pada pemerintah yang kurang fungsional, orang yang kurang mampu berkompromi dan berkumpul untuk memecahkan masalah besar. Kecenderungan menuju keberpihakan juga terkait dengan pergeseran kepercayaan pada pemerintah.

Padahal, kata Siswanto, demokrasi di AS sebelum pemerintahan Trump bisa dijadikan contoh untuk negara-negara demokrasi baru. Pasalnya, selalu ada solusi dari setiap masalah karena demokrasi.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close