Penerbangan Garuda Tak Terganggu Pencopotan Direksi Penyelundup Harley

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan maskapai Garuda Indonesia tetap beroperasional dengan baik. Hal ini menyusul pergantian Direksi di tubuh organisasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti memastikan operasional penerbangan maskapai Garuda Indonesia tidak akan terganggu, karena masih ada Key Personel yang menangani operasional penerbangan

BACA JUGA:

“Operasional penerbangan maskapai penerbangan Garuda Indonesia tidak akan Apalagi telah ditunjuk pelaksana tugas sebagai penanggung jawab dalam organisasi yg mengoordinasikan semua aspek baik manajemen, operasi, teknik dan keamanan,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (8/12/2019).

Polana menambahkan, sesuai ketentuan KM 25/2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara dan CASR 121.59 maka sudah tentu diwajibkan adanya accountable person yang memegang kendali penuh terhadap suatu organisasi yg berkaitan dgn fungsi operasi, teknik, keselamatan dan pelayanan.

Langkah penunjukkan Pelaksana tugas (Plt) dimungkinkan ketika suatu perusahaan belum memiliki Direktur utama yang definitif untuk sementara dapat menunjuk Pelaksana tugas (Plt). Dengan catatan bahwa dalam 7 hari berikutnya sudah ada pemberitahuan kepada DJPU pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas key person dan harus memenuhi seluruh persyaratan yang terkait serta dilakukan evaluasi oleh Ditjen Perhubungan Udara.

“Setelah ditunjuk Key Person (Dirut) definitif yang ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa oleh pemegang saham, maka DJPU akan melakukan evaluasi sesuai ketentuan dalam CASR 121. Selanjutnya akan dilakukan update terhadap lampiran izin usaha angkutan udara serta list of key person (ACL/Authorization, Condition & limition) kepada Kementerian Perhubungan,” tukasnya.

Saat ini Ditjen Hubud akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh Bandan Usaha Angkutan Udara (BUAU) sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *