Pengakuan Jujur Gubernur Ganjar Soal Video Porno

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengakui pernah menonton film porno. Bahkan, dia mengklaim hal tersebut adalah wajar. Pengakuan blak-blak itu terungkap dalam sebuah video di kanal Youtube Deddy Corbuzier yang berjudul Ketika Ganjar Pranowo Nonton Video P0rn0, Arek Semarang Kumpul! yang telah tayang sejak Selasa (2/12/2019).

Dalam podcast bersama Deddy itu, Ganjar mengatakan seseorang yang sudah beranjak dewasa wajar jika suka menonton porno. Namun dia mengingatkan bahwa yang tidak boleh adalah membagikan konten porno itu ke orang lain karena akan melanggar Undang-Undang Informasti dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Muat Lebih

“Situs porno pernah saya enggak sengaja mencet. Ada yang tanya, ‘Pak ganjar kok ini nonton film porno?’ Terus salah saya di mana? Saya kan dewasa, salah saya di mana? Lha wong saya suka kok. Saya sudah dewasa dan punya istri. Kan yang enggak boleh itu ngirim ,” ungkap Ganjar Pranowo.

Bahkan, dia bercerita pernah dalam programnya gubernur mengajar, di depan murid-murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menanyakan tentang film porno. Pertanyaan itu berbunyi “apakah ada murid di SMA tersebut yang pernah menonton film porno?”.

“Adakah yang pernah nonton porno atau video? Enggak ada, diam semua. ‘Kalian sedang jujur atau bohong?” tanya Ganjar ke murid SMA.

Kali kedua bertanya, akhirnya ada salah satu murid mengaku pernah menonton konten porno. Ganjar Pranowo pun meminta murid tersebut maju ke depan karena ingin tahu alasan murid tersebut melihat konten dewasa.

Explore aja,” jawab murid tersebut

“Kalau kamu (nonton konten dewasa –red) enggak ada guru, itu pendidikan seks yang keliru. Saya kasih laptop, karena dia berani dan jujur mengakui kesalahan,” pesan Ganjar ke murid SMA itu.

Ganjar juga memberikan alasan kenapa dia aktif di media sosial, sepeti Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube, karena menurutnya masyarakat saat ini butuh diedukasi lewat media tersebut. Melalui media sosial, dia bisa lebih menjangkau banyak masyarakat. [rif]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *