AnalisisCapres

Pengamat: Hatta Rajasa Rugikan Prabowo

Indopolitika.com – Calon Presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto digadang-gadang akan berpasangan dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa. Jika ini terjadi, besar kemungkinan elektabilitas Prabowo stagnan bahkan malah turun.

Hal itu sebagaimana disampaikan pengamat politik Pusat Kajian Politik Islam dan Pancasila Yudha Firmasnyah di Jakarta, Kamis (8/5). Menurutnya, sosok Hatta Rajasa tidak punya dampak elektabilitas yang siginifikan.

“Betul dari luar Jawa. Tapi kantong suaranya tipis. Tidak memberi dampak signifikan pada Prabowo. Bisa jadi malah minus,” katanya.

 Yudha mengatakan, kelebihan Hatta Rajasa hanya berpengalaman di dunia pemerintahan. Selebihnya, untuk kepentingan Pilpres sama sekali tak bisa diandalkan.

 “Realistis saja. Mau suara dari mana? Hasil survei, di luar Jawa Golkar dominan,” tegas Yudha.

 Karena itu, menurutnya, jika Prabowo bersanding dengan Hatta Rajasa dipastikan hanya buang sial aja. Yakni, sebatas untuk memenuhi ketentuan pengajuan pasangan capres-cawapres di mana suara partai harus mencapai 20 persen.

“Kalau digabung Gerindra-PAN itu baru 19 persen. Sedikit lagi memang, tapi belum cukup. Apalagi bicara menang,” ujarnya.

 Selain pertimbangan tersebut, lanjut Yudha, Hatta Rajasa sangat identik dengan SBY. Sehingga, secara personal publik lebih melihat sosok SBY ketimbang Hatta Rajasa. “Siapa yang tidak tahu dia besan ketum Demokrat, mertua sekjen Demokrat?,” kata Yudha kepada wartawan.

 Sialnya, tambah Yudha, SBY tidak akan begitu saja memberi dukungan. Sebab, SBY membawahi institusi Partai Demokrat yang sekaligus berbeda dengan PAN.

“Ada konsekuensi di situ, tidak mengalir dengan sendirinya,” pungkasnya. (mhl/ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close