Pengamat Nilai Adanya Wamenhan Hanya Untuk Awasi Prabowo

  • Whatsapp
Direktur LIMA Ray Rangkuti

INDOPOLITIKA.COM – Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai beberapa pos kementerian kurang tepat diisi wakil menteri. Salah satunya, pos Kementerian Pertahanan. Ray menduga ada dua alasan wakil menteri ditempatkan di pos tersebut.

“Pertama, demi bagi-bagi kekuasan semata. Kedua, untuk menjadi jangkar Presiden Jokowi kepada menteri yang bersangkutan yakni, Prabowo Subianto,” kata Ray saat dihubungi Indopolitika.com, Senin (28/10/2019).

Baca Juga:

Bahkan pada tingkat tertentu kata Ray Rangkuti, menjadi penyeimbang atau bahkan pengawasan terhadap menterinya. “Penunjukan adanya wakil menteri ‘Wamen’ di Menhan itu adalah salah satunya. Jokowi membutuhkan keseimbangan antara langkah menteri dan kontrol dari dirinya,” tandasnya.

Selain itu, Ray juga menyoroti banyaknya wakil dari partai Golkar di posisi yang berhubungan dengan Kementerian Ekonomi. Seperti Menko bidang Perekonomian, Menteri Perindustrian dan sekarang Wamen di Kementerian Perdagangan.

“Tak jelas benar mengapa posisi perekonomian ini banyak didominasi oleh partai Golkar. Apakah ini semacam memberi keistimewaan pada partai Golkar untuk mengurusi hal yang berkaitan dengan perekonomian Indonesia?,” beber Ray.

Ray mengaku tidak terlalu yakin akomodasi kekuasaan bagi para para pendukung akan berhenti sampai di sini. “Sebab, setidaknya masih ada tiga partai yang sama sekali belum mendapatkan posisi yaitu PKPI, PKB dan Hanura,” imbuhnya.[rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *