Pengamat Nilai Manuver NasDem Untuk Mengutarakan Kekecewaannya

  • Whatsapp
Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin.

INDOPOLITIKA.COM – Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai partai NasDem sedang asyik meliuk-meliuk bermanuver untuk mengutarakan dan mengemukakan kekecewaannya terhadap partai koalisi Jokowi yang dianggap menjegal langkah NasDem di 2024.

Ujang menyebut, Nasdem kecewa dengan postur kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terutama, ketika Presiden Jokowi tidak menunjuk kader Nasdem menempati pos kementerian strategis dan Jaksa Agung.

Baca Juga:

“Manuver Nasdem diawali dengan kekecewaan pada Jokowi karena postur kabinet dari kader Nasdem tidak menempati kementerian strategis. Ditambah lagi soal Jaksa Agung yang tadinya kader Nasdem dan diberikan kepada PDIP,” ujar Ujang saat di hubungi Indopolitika.com, Sabtu (9/11/2019).

Terkait Gubernur Anies Baswedan yang mengurusi isu nasional, menurut Ujang hal itu merupakan hak prerogatif Anies. “Karena menjadi Gubernur DKI Jakarta akan banyak berurusan dengan persoalan-persoalan nasional,” kata Ujang.

Saat ditanya apakah partai Nasdem nanti akan mengusung Anies di 2024. Menurut Ujang, bisa iya dan bisa juga tidak. Tergantung dari perkembangan dinamika politik yang terjadi ke depan.

“Jika popularitas dan Elektabiltas Anies bagus, bisa saja Nasdem akan mengusung Anies. Namun jika sebaliknya, Nasdem bisa saja mencari figur lain,” ucapnya.

“Kedekatan Nasdem dengan Anies bisa saja karena Nasdem sedang mencari figur capres potensial untuk 2024. Dan capres potensial itu salah satunya Anies. Kita tahu Nasdem tidak punya kader internal yang ready untuk bisa dicapreskan. Oleh karena itu, Nasdem melirik Anies,” sambungnya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *