Pengawalan Ketat Disiapkan untuk Jokowi Saat Temui Zelensky dan Putin

INDOPOLITIKA.COM – Presiden Jokowi dijadwalkan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow usai menghadiri KTT G7 di Jerman 26-28 Juni 2022.

Pelindung kepala, rompi antipeluru, hingga senjata laras panjang disiapkan untuk melindungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama kunjungan di wilayah perang Kiev, Ukraina, akhir Juni 2022.

“Kami sudah menyiapkan helm, rompi untuk kegiatan di sana. Kami sudah siapkan semuanya. Untuk senjata, yang biasanya kami tidak menggunakan senjata laras panjang, dari pihak Ukraina sudah memberi kami keleluasaan untuk membawa laras panjang,” tutur Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kamis (24/6/2022).

Pelindung kepala dan rompi antipeluru akan dikenakan Jokowi dan delegasinya selama berada di Kiev.

Sedangkan jumlah senjata laras panjang yang dibawa disesuaikan dengan jumlah personel Paspampres yang mendampingi Presiden ke lokasi. Paspampres terdiri dari 10 personel tim penyelamatan, 19 personel grup utama, serta 10 personel tim pendahulu yang direncanakan berangkat ke Kiev lebih dulu pada Kamis (23/6/2022).

Menurut Budi, pihak Ukraina tidak membatasi jumlah amunisi atau peluru yang boleh dibawa.

“Komunikasi maupun koordinasi dengan KBRI dan mereka (Ukraina) sudah kami lakukan. Selanjutnya nanti tim pendahulu akan ke sana, lebih melekat lagi,” ucapnya.

Jokowi diagendakan menumpang kereta api di Kiev. Selama di kereta api, pihak militer Ukraina juga akan ikut serta mengawal Presiden Jokowi. Namun, dengan jumlah yang dibatasi oleh Paspampres.

Terkait pendeteksian kerawanan wilayah di Kiev yang telah dilakukan Paspampres, Tri mengatakan untuk sementara ini wilayah yang akan dikunjungi Presiden Jokowi aman. Sebab, berjarak 380 km dari ledakan terdekat di wilayah Donesk.

“Mereka (Rusia) masih melakukan serangan memang di seputaran Donesk, itu saja. Jadi alhamdulillah masih jauh dari Kiev. Sebelum kereta api jalan, 3 jam sebelumnya, kami siapkan tim deteksi. Alhamdulillah kami juga tidak terlalu khawatir karena Paspampres ini ada dari Kopassus, Denjaka dan Paskhas. Alhamdulillah kami percaya diri,” tutur Tri. [rif]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.