Penyebar Video Hoaks Baju Tentara China di Laundry di Kelapa Gading Ditangkap Polisi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sosok perekam video yang menampilkan baju tentara China di Laundry Kawasan Kelapa Gading, masih misteri. Polres Metro Jakarta Utara menggandeng Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengindentifikasi pelakunya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menerangkan, pihaknya baru saja mengamankan seorang pria berinisial AC. Awalnya, diindikasikan sebagai orang yang merekam sekaligus mengunggah ke media sosial. Dari hasil pemeriksaan, ternyata AC hanyalah penyebar video baju tentara China di Laundry

Bacaan Lainnya

“Kalau informasi hasil sidik, memang bukan dia (AC) yang buat (video),” kata Budhi kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).

Dalam penelusuran polisi informasi yang dibagikan AC di media sosial tidak benar. Baju tentara dalam video bukan pakaian tentara China melainkan Korea Selatan. Lalu lokasi pencuciannya juga bukan di Kelapa Gading.

“Atas dasar ahli bahasa, kami lakukan proses, mendalami, menelusuri, darimana sumber berita disebarluaskan sehingga kami menemukan tersangka AC, 35, tinggal di Jakarta Timur. Tersangka ini kami lakukan pelacakan, kemudian akhirnya temukan tersangka dan tangkap,” terang Budhi.

Menurut Budhi, AC bukanlah pembuat materi video tersebut. Tersangka mengaku hanya ikut membagikan agar orang lain waspada tanpa tahu kebenaran isi video tersebut.

“Jadi motifnya adalah dia ingin menyampaikan informasi yang sebenarnya dia terima juga dari orang lain, tapi belum dia cross check. Tapi dia anggap seolah-olah sudah benar, sehingga dia sebarkan. Sehingga menyebar ke medsos dan viral,” tambahnya.

Perbuatan AC dinilai polisi sebagai bentuk menyebarkan kebencian dan permusuhan di masyarakat. Ia dijerat dengan Pasal 45 a ayat (2) jo Pasal 28 UU ITE.

“Ancaman hukuman maksimal 6 tahun (penjara)” kata Budhi.

Sebelumnya, sebuah rekaman video menampilkan sejumlah seragam tentara yang menyebut berasal dari China viral di media sosial. Dalam rekaman itu, disebutkan bahwa seragam tersebut sedang dicuci di sebuah laundry di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Polsek Kelapa Gading Jakarta Utara kemudian langsung melakukan penyelidikan dan pengecekan terhadap 42 usaha laundry yang ada di wilayah Kelapa Gading. Hasilnya, tidak ditemukan tempat laundry seperti yang ada dalam video tersebut. Selain itu, tulisan yang tertera pada seragam itu juga bukan berasal dari China, melainkan Korea Selatan. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *