Peran Polwan Untuk Tangani Unjuk Rasa Kedepan lebih Ditingkatkan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Penanganan aksi unjuk rasa kedepan dipastikan akan lebih banyak ditangani Polisi Wanita (Polwan). Pendekatan persuasif dengan melibatkan Polwan diharapkan memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasinya.

Demikian hal itu disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR, Habiburokhman. “Jadi saat kita melakukan fit and propert test calon Kapolri (Idham Azis) sebelumnya, beliau bilang akan menyempurnakan strategi penanganan unjuk rasa. Ini  positif banget. Kenapa? Ya, dia katakan akan lebih mengedepankan pendekatan yang persuasif dan melibatkan lebih banyak polwan,” ungkap Habiburokhman, seperti disampaikan laman twitternya dan dikutip indopolitika.com, Sabtu (2/11/2019).

Baca Juga:

Dengan pernyataan yang disampaikan Idham Azis ini, dia berharap hal itu benar-benar diwujudkan. “Jadi kita berharap besok-besok ya, yang namanya unjuk rasa, masyarakat bisa lebih bebas menyampaikan pendapatnya dalam bentuk aksi-aksi,” katanya.

“Tetapi dalam koridor hukum, aparat yang menangani juga dengan persuasif sehingga tidak perlu timbul korban dari pelaku-pelaku unjuk rasa ini maupun dari masyarakat. Jadi kita berharap, kita doakan apa yang disampaikan dalam saat fit and propert test ini, bisa benar-benar terwujud,” imbuhnya.

Selain soal tersebut, pernyataan Idham Azis yang menurut dia cukup positif juga yakni terkait dengan radikalisme. Dimana saat itu, Idham menceritakan bahwa radikalisme itu tidak bisa dikaitkan dengan agama tertentu. “Sehingga jangan sampai ada stigmatisasi atau framing terhadap agama tertentu sebagai agama yang radikal,” tegasnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *