Perang Dagang AS-Cina Makin Panas, Rupiah Diprediksi Melemah

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA- Perang Dagang yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) versus Cina berdampak pada nilai tukar (kurs) dolar terhadap mata uang kita. Rupiah melemah turun 44 poin atau 0,31 persen dari Rp 14.215 menjadi Rp 14.259 per dolar AS pada Senin Pagi(26/8).

Pengamat Ekonomi Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menilai, pelemahan rupiah terjadi akibat adanya sentimen negatif dari perang dagang AS versus Cina. Namun Ahmad memperkirakan, indeks dolar diperkirakan akan bergerak melemah di level 97-97,3 terhadap mata uang kuat utama lainnya.

Baca Juga:

Penurunan dolar didorong oleh kembali meningkatnya eskalasi perang dagang AS-Cina setelah Presiden AS Donald Trump dan Cina saling ancam untuk menaikkan kembali tarif barang impor masing-masing negara.

Cina mengancam akan kembali menaikkan tarif impor barang AS sebesar 10 persen yang totalnya senilai 75 miliar dolar AS. Trump pun mengancam akan menaikkan tarif lebih tinggi terhadap impor barang asal Cina di pertemuan G7.

Ahmad memprediksi pada hari ini rupiah kemungkinan akan bergerak melemah di kisaran Rp 14.270 per dolar AS hingga Rp 14.300 per dolar AS. Sementara kurs tengah Bank Indonesia pada Senin ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.261 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.249 per dolar AS.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *