Internasional

Perlindungan WNI, Fokus Utama Presiden Kunjungi Korsel

Presiden Joko Widodo saat menyambut Presiden Korsel Moon Jae-in di Istana Bogor, 9 November 2017. (Foto: AFP).

Jakarta: Tak hanya isu ekonomi dan perdagangan yang akan dibahas Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungannya ke Korea Selatan (Korsel) pekan depan, perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) pun diutamakan.

Baca juga: Kunjungi Korsel, Presiden Jokowi Akan Sepakati 16 MoU.

"Utamanya nanti ada negosiasi draf kesepakatan soal sistem dan perlindungan pekerja kita di Korsel. Tetapi ini akan dua arah karena ada pekerja Korsel juga di Indonesia," kata Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri RI Edi Yusup, di Kemenlu RI, Jakarta, Kamis 6 September 2018.

 
Saat ini, ada lebih dari 40 ribu WNI yang bekerja di Korsel. Mayoritas mereka berprofesi sebagai anak buah kapal. Namun, tak sedikit pula warga Korsel yang mencari nafkah di Indonesia.
 
Jokowi juga akan membahas isu Semenanjung Korea dengan Presiden Korsel Moon Jae-in dalam kunjungan pada 11-12 September 2018 ini.
 
"Iya. Isu itu dibahas karena Indonesia juga mendukung perdamaian dan denuklirisasi Semenanjung Korea," ucap Edi.
 

Di hari kedua, rencananya Jokowi akan bertemu dengan para pemuda asal Indonesia yang tinggal di Seoul. "Nanti rencananya Pak Presiden jalan-jalan sama mereka di pinggir sungai," ungkapnya lagi.

 
Kunjungan Jokowi ke Seoul merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Moon mengunjungi Indonesia dan diterima Jokowi di Istana Bogor, 2017 lalu.
 
Kunjungan kali ini juga akan menandai 45 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Korsel. Sebelumnya, Jokowi sudah pernah melakukan kunjungan kerja ke Seoul pada 2016 saat Korsel masih dipimpin Park Geun-hye.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close