Perludem Usulkan Pileg Mendatang Perlu Penguatan Quota Perempuan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengatakan, sistem pemilu serentak tahun 2019 harus di evaluasi. Terutama pada format keterlibatan kaum perempuan. Tahun 2019, quota bagi kaum perempuan sebesar 30 persen disiasati hanya sebagai pelengkap.

“Kita harus maju dari sisi afirmasi. Tidak hanya pencalonan perempuan 30 persen di sedikitnya 30 persen Dapil. Tapi semuanya di nomor urut 3. Mayoritas caleg perempuan ditempatkan di nomor urut 3,” katanya saat memberi materi dalam diskusi politik evaluasi Pemilu 2019 : Evaluasi dan Sokusi, di Jakarta, Kamis (24/10)

Baca Juga:

Pada pemilu yang akan datang, selain perlunya mengevaluasi sistem pemilu terbuka, ruang keterlibatan kaum perempuan juga harus dibuka lebar. Sehingga Caleg perempuan tidak hanya sebagai ban serep.

“Oleh karena itu harus ada afirmasi yg lebih kuat. Yaitu penempatan perempuan di nomor urut satu di paling sedikit 30 persen Dapil. Mau sistem terbuka atau sistem tertutup,” ujarnya.

Untuk diketahui, meramaikan HUT Golkar, DPP Partai Golkar menggelar berbagai kegiatan. Termasuk menggelar diskusi politik yang mengevaluasi sistem penyelenggaraan pemilu 2019. Golkar bersikap agar perlunya mengubah sistem penyelenggaraan pemilu. Sehingga lebih hemat juga perlunya reformulasi pemilu.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *