Internasional

Pertempuran Baru Bergolak, Tripoli Dihujani Roket

Pasukan keamanan Libya berpatroli di kota Zliten, sekitar 170 kilometer dari Tripoli, 23 Agustus 2018. (Foto: AFP/MAHMUD TURKIA)

Tripoli: Pertempuran kembali meletus di Tripoli, Libya, Sabtu 1 September 2018, dan menyebabkan sedikitnya tiga orang terluka menyusul rentetan roket yang menghantam beberapa bagian ibu kota, termasuk sebuah hotel ternama.

Kekerasan terjadi ketika Inggris, Prancis, Italia, dan Amerika Serikat memperingatkan bahwa eskalasi kekerasan akan menghambat proses politik di Libya. Negara itu berencana mengadakan pemilihan umum pada Desember mendatang.

Sejumlah saksi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa tiga orang terluka kala sebuah roket menghantam lantai empat Hotel Al-Waddan. Hotel itu terletak 100 meter dari Kedutaan Besar Italia.

Roket lain mendarat di sebuah rumah di daerah Ben Ashour, yang berjarak sekitar 200 meter dari kantor perdana menteri.

Reporter media Al Jazeera, Mahmoud Abdelwahed, melaporkan dari Tripoli pada Minggu 2 September 2018 bahwa terjadi kepanikan di pinggiran selatan ibu kota. Milisi disebut melancarkan serangan ke daerah padat penduduk.

Pertempuran terbaru meletus sehari setelah sedikitnya 15 roket mendarat di Tripoli dan sekitarnya. Serangan memicu penundaan penerbangan di satu-satunya bandara yang masih beroperasi di ibu kota.

Pertempuran antara sejumlah kelompok bersenjata di Libya pecah awal pekan ini. Pertempuran pada Senin dan Selasa pekan lalu terjadi antara Brigade Ketujuh, atau Kaniyat, dengan Brigade Revolusi Tripoli (TRB) dan Nawasi, dua faksi terbesar di Tripoli.

Dalam beberapa tahun terakhir, Libya terbagi antara Pemerintahan Nasional (GNA) yang diakui PBB dengan pemerintahan tandingan di wilayah timur yang didukung Jenderal Khalifa Haftar.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close