Internasional

Pesawat Pengebom AS Lintasi Laut China Selatan

Pesawat pengebom B-52 milik AS. (Foto: AFP)

Washington: Militer Amerika Serikat (AS) kembali menerbangkan pesawat pengebom jenis B-52 di sekitar Laut China Selatan. Langkah ini disinyalir akan membuat Tiongkok berang.

Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Dave Eastburn mengatakan bahwa terbangnya B-52 adalah jadwal operasi rutin yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama AS dengan sekutu di wilayah perairan internasional tersebut.

"Secara terpisah, kami juga menerbangkan B-52 di Laut China Timur sebagai bagian dari operasi gabungan rutin," kata Eastburn, dikutip dari Strait Times, Kamis 27 September 2018.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan Beijing mengenai terbangnya pesawat pengebom B-52 tersebut.

Sementara itu, baru-baru ini Tiongkok melarang kapal USS Wasp milik AS berlayar ke perairan Hong Kong.

Penolakan kapal AS untuk mengunjungi Hong Kong pernah terjadi di masa pemerintahan Barack Obama. Tahun 2016, Tiongkok melarang kapal induk USS John C. Stennis berlayar ke Hong Kong.

Pelarangan bermula dari ketegangan antara Tiongkok dan AS, di mana Donald Trump menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan militer Beijing karena membeli senjata dari Rusia.

Selain itu, perang dagang antara dua negara juga menjadi salah satu faktor. Kemenlu Tiongkok berbalik menyerang AS yang menjual peralatan militer senilai USD330 juta ke Taiwan.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close