Pilkada

Pilkada Sumsel: Hasil Real Count Tim HDMY, Herman Deru-Mawardi Yahya Unggul 36,17 Persen

Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Sumsel Herman Deru-Mawardi Yahya menyatakan unggul dan meraih “kemenangan” signifikan di Pilkada (Pilgub) Sumsel 2018.


Hal ini sesuai dengan hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan secara real count yang dilakukan tim IT HDMY, yang sudah mengumpulkan data fomulir C1 kwk dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 17 Kabupaten/ kota se Sumsel.

Dimana paslon HDMY meraih 1.383.196 suara atau 36,17 persen, disusul paslon nomor urut 4 Dodi- Giri 1.179.705 suara atau 30,85 persen. Kemudian paslon nomor 3 Ishak Mekki- Yudha Pratomo 825.937 suara atau 21,60 persen dan paslon Aswari- M Irwansyah meraih 435.293 suara atau 11,38 persen.


“Disini paslon HDMY unggul sebesar 5,32 persen atau sekitar 200 ribuan suara dengan paslon diurutan kedua,” ucap Sekretaris tim pemengan HDMY, Rebo Iskandar disela- sela jumpa pers hasil real count di Hotel Peninsula Palembang, Selasa (3/7/2018).


Dari data yang ada, HDMY unggul di Kabupaten OKU Timur, OKU Selatan, Prabumulih, OI dan kota Palembang.


“Meski kita hanya unggul di lima daerah, tapi kemenangan yang kita raih cukup signifikan, termasuk di kota Palembang yang menang telak,” tandas Rebo didampingi ketua tim advokasi Dabby K Gumayira, ketua DPW Nasdem Sumsel Syahrial Oesman, Ketua DPD Hanura Sumsel Hendri Zainuddin, dan wakil ketua DPW PAN Sumsel Supadmi Kohar.
Dijelaskan Rebo, pihaknya sendiri telah membentuk tim satgas pam suara tim 100, yang dimana disetiap kabupaten/kota se Sumsel hingga tingga provinsi nantinya.

 

“Dimana C1 dan D1 kwk sudah 100 persen dan semuanya sama hasilnya, sehingga kita akan kawal hingga selesai rekap tingkat KPU Sumsel dan penetapan pemenang,” jelasnya.


Sementara partai koalisi pendukung HDMY mengaku siap mengawal kemenangan dalam perolehan suara paslon HDMY di Pilgub Sumsel.


“Pesta demokrasi ini berjalan aman dan kondusif, Kita bersama koalisi minta anggota DPRD ngawal rekap KPU kabupaten/kota, termasuk KPU provinsi farksi di DPRD Sumsel untuk turun langsung menjaga hak kemenangan,” pungkas mantan gubernur Sumsel ini.

 

Tags

Artikel Terkait

Close
Close