Internasional

Pimpinan ISIS Afghanistan Dikabarkan Tewas

Pimpinan kelompok militan ISIS wilayah Afghanistan Abu Sayed Orakzai dikabarkan tewas (Foto: The WAU World).

Nangarhar: Pimpinan kelompok militan Islamic State (ISIS) wilayah Afghanistan Abu Sayed Orakzai dikabarkan tewas. Selain pria yang juga dikenal dengan sebutan Sad Arhabi, 10 anggota ISIS lainnya juga dilaporkan tewas.
 
"Kematian Orakzai dilaporkan di wilayah Provinsi Nangarhar dalam sebuah serangan udara pada Sabtu 25 Agustus, malam (waktu setempat)," ujar Juru Bicara Provinsi Nangarhar, Attaullah Khogyani, seperti dikutip AFP, Senin 27 Agustus 2018.
 
"Serangan udara itu dilakukan oleh pasukan Afghanistan dan pasukan koalisi setelah menerima laporan intelijen dari Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan," kata Khogyani.
 
Sementara Juru bicara Pasukan AS-Afghanistan, Letnan Kolonel Martin O'Donnell menegaskan bahwa AS menargetkan seorang "pemimpin senior organisasi teroris" di Afghanistan pada 25 Agustus.
 
"Amerika Serikat tanpa henti melanjutkan upaya perang melawan terorisme terhadap ISIS, Al Qaeda, dan kelompok teroris regional dan internasional lainnya," kata O'Donnell dalam sebuah pernyataan.
 
CNN sempat melaporkan pada November lalu bahwa ketika ISIS kehilangan pijakannya di Irak dan Suriah, militer AS secara substansial meningkatkan jumlah serangan udara yang dilakukan di Afghanistan. Para pejabat militer mengatakan bahwa keberhasilan melawan ISIS di Irak dan Suriah telah membebaskan aset udara untuk digunakan di daerah-daerah seperti Afghanistan.
 
Pada Maret, militer AS merilis rekaman langka operator khusus AS dan Pasukan Keamanan Khusus Afghanistan melakukan serangan malam hari terhadap milisi yang berafiliasi ISIS di Afghanistan. Rekaman serangan malam itu menggambarkan operasi yang "menewaskan seorang komandan ISIS dan anggota teroris lain," di Provinsi Jowzjan Afghanistan pada 26 dan 27 Maret.
 
Pentagon menambahkan, meskipun mengalami kekalahan di Irak dan Suriah, kelompok ISIS tetap menjadi ancaman regional dan global. Laporan PBB baru-baru ini mengatakan bahwa ISIS "terus memfasilitasi relokasi beberapa operasi kuncinya ke Afghanistan," termasuk anggota asing dari Eropa.
 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close