Pimpinan KPK Periode Ini Anarko

  • Whatsapp
Masinton

INDOPOLITIKA.com – Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu menilai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi saat ini memiliki paham anarko atau anti-sistem negara.

“Itu mereka berpaham anarko. Anarko itu anti-sistem negara, tidak mau diatur negara,” ujar Masinton di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/9).

Baca Juga:

Masinton mengatakan tudingan tersebut didasari oleh sikap para pimpinan KPK yang selalu bertentangan dengan rencana atau keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah atau DPR. Dua hal yang ditolak KPK, dia pun mencontohkan, yakni panitia khusus (Pansus) hak angket KPK pada 2017 dan rencana revisi UU KPK atau Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Pansus angket mereka tolak, dilakukan judicial review, dipanggil tidak mau. Kemudian pengawasan rekomendasi mereka tolak, terus rencana revisi mereka tolak,” ucapnya.

Menurut dia, sebagai lembaga yang dibiayai oleh negara dan dibentuk berdasarkan undang-undang, tidak sepatutnya mengambil sikap yang bertentangan dengan konstitusi.

“Yang namanya pejabat negara, aparatur sipil negara, pegawai yang digaji negara, harus patuh dengan undang-undang, harus patuh dengan keputusan negara, tidak boleh menolak,” tegas Masinton.

Oleh karena itu, Masinton menegaskan bahwa institusi negara tidak ada yang boleh menentang keputusan politik dan harus tunduk pada keputusan politik negara yang dihasilkan oleh DPR ataupun presiden.

“Kita tidak ingin pimpinan KPK seperti ini. bisa dibayangkan kalaunsemua institusi negara pelaksana UU menantang keputusan negara, menantang rencana maupun keputusan politik negara, baik DPR maupun presiden. Nah, jangan sampai kesusupan yang seperti ini,” tandasnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *