PKS Kirim Sinyal Tolak Empat Nama Wagub Baru

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Lima belas bulan sudah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengurus ibukota tanpa pendamping. Di tengah kebuntuan, Partai Gerindra mendadak mengusulkan empat nama Cawagub ke DPP PKS. Empat nama yang disodorkan Gerindra adalah Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria dan Saefullah.

Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan perihal hak partainya untuk mendapatkan posisi wakil gubernur Jakarta. Empat cawagub DKI yang diusulkan Partai Gerindra bisa saja gagal bila PKS menolak.

Bacaan Lainnya

“Nanti tergantung PKS. PKS tolak empat-empatnya juga bisa. Nggak ada masalah. Itu semuanya tergantung PKS,” kata Sohibul di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Saat ini kata Sohibul PKS tengah mempertimbangkan empat nama itu. “Kita sedang mengkaji,” kata Sohibul.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif optimis PKS akan memilih satu daro empat nama wagub baru yang diusulkan partainya.

“Masih kita menunggu prosesnya. (Soal empat nama Cawagub) nunggu persetujuan dari PKS,” kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif.

Syarif mengaku optimis usulan nama Cawagub DKI yang diajukan Gerindra akan dipilih PKS. Artinya akan ada calon dari Gerindra satu dan PKS satu.

“Optimis dalam waktu seminggu sebelum tutup akhir tahun, dia (PKS) sudah memutuskan. Harapannya begitu. Tapi kan tergantung. Bola ada di tangan DPP PKS. kita tunggu ajalah ya,” tutup Syarif.

Sebelumnya, fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS memastikan nama cawagub Jakarta pendamping Gubernur Anies Baswedan. Kepastian itu terkait apakah PKS akan mengakomodasi calon dari Partai Gerindra atau tidak.

“Kita harap mudah-mudahan awal Desember sudah jelas. Kalau memang ada perubahan nama, nama sudah jelas masuk ke kita. Apakah akan mengakomodir usulan Gerindra, kita harap mengerucut awal Desember,” ucap Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin.

PKS punya dua cawagub, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Proses penentuan Wagub DKI di DPRD DKI belum selesai meski kursi Wagub DKI sudah setahun kosong.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *