Internasional

PM Australia Ingin Perdalam Kerja Sama Ekonomi dengan RI

PM Australia Scott Morrison. (Foto: AFP)

Jakarta: Perdana Menteri baru Australia Scott Morrison akan mengunjungi Indonesia akhir pekan ini untuk bertemu Presiden RI Joko Widodo.

"Saya ingin membuat pernyataan yang jelas mengenai pentingnya hubungan kita dan komitmen pemerintahan saya untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan keamanan," kata Morrison dalam keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta kepada Medcom.id, Selasa 28 Agustus 2018.

Morrison mengungkapkan, Australia dan Indonesia memiliki ikatan geografi dan sejarah yang dalam, hubungan kontemporer yang maju serta visi akan kawasan yang damai dan makmur. 

"Kolaborasi kita yang dekat dalam bidang ekonomi, keamanan dan strategis membuat kedua negara bertambah kokoh, aman dan makin sejahtera," lanjut dia. 

Baca: PM Australia Scott Morrison akan Kunjungi Indonesia

"Saya menantikan untuk bekerja bersama dengan Presiden Indonesia untuk meletakkan fondasi untuk tingkat lebih lanjut dari hubungan kemitraan bilateral kita," ungkapnya lagi.

Kurang dari sepekan setelah dilantik, Morrison langsung memutuskan bahwa kunjungan kenegaraan perdananya adalah ke Jakarta. Morrison terpilih menjadi PM menggantikan Malcolm Turnbull pada 24 Agustus kemarin.

Ayah dua anak ini juga berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan warga Australia serta hak-hak yang adil bagi semua orang, tak tergantung apa ras dan agamanya.

Dibesarkan di pinggiran Sydney, ayah Morrison adalah seorang perwira polisi yang kemudian menjadi Wali Kota Waverley dan masuk Parlemen.

Baca: Scott Morrison Terpilih sebagai Perdana Menteri Australia

Sebelum menjadi menteri keuangan, Morrison pernah bekerja di industri properti dan pariwisata. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Partai Liberal di New South Wales.

Sepak terjangnya tak sekeras Menteri Dalam Negeri Peter Dutton yang sangat berambisi menyingkirkan Turnbull. Selain Morrison dan Dutton, mantan Menteri Luar Negeri Julie Bishop juga sempat mencalonkan diri sebagai PM.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close