Internasional

PM Israel Bertemu Presiden Mesir untuk Membahas Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (AFP/TIMOTHY A. CLARY)

Yerusalem: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku telah berbicara dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi, saat negaranya berupaya mengatur gencatan senjata di Gaza. Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di sela-sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat.

Pembicaraan Netanyahu dengan Sisi memusatkan pembahasan pada 'perkembangan di kawasan', tulis Perdana Menteri Israel itu di Twitter tanpa memberikan keterangan rinci dilansir dari Antara, Jumat 28 September 2018.

Mesir belakangan ini berupaya memperantarai gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan gerakan Islamis Hamas yang dominan di Jalur Gaza. Gaza saat ini berada di bawah aturan ketat perbatasan Israel dan Mesir.

Gencatan berupaya diwujudkan di tengah kekerasan yang kerap muncul di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Di sekitar itu, banyak warga Palestina menggelar protes setiap pekan.

Netanyahu dan Sisi pertama kali bertemu di depan umum pada 2017. Media massa Israel bulan lalu melaporkan bahwa mereka telah melangsungkan
pertemuan rahasia di Mesir pada Mei untuk membahas gencatan senjata di Gaza.

Pada Kamis, perusahaan-perusahaan Israel dan Mesir mengumumkan bahwa mereka akan membeli jalur pipa yang memungkinkan kesepakatan bersejarah ekspor gas alam senilai USD15 miliar dolar AS sekitar Rp223,5 triliun) bisa dimulai tahun depan.

Pertemuan Netanyahu dan Sisi berlangsung beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia menginginkan penyelesaian dua-negara bagi konflik Israel-Palestina.

Namun kemudian pada Rabu, Trump berkata dalam acara jumpa pers bahwa ia akan bersikap terbuka pada penyelesaian satu-negara jika kedua pihak menginginkannya.

Dalam pernyataan, Netanyahu merasa yakin bahwa rencana perdamaian yang dijanjikan AS akan mendukung tuntutan Israel untuk tetap menjaga kendali di Tepi Barat.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close