Internasional

PM May Bertemu Pahlawan yang Selamatkan 12 Bocah Thailand

PM Inggris Theresa May di Newcastle, 23 Juli 2018. (Foto: AFP/Pool/RUSSELL CHEYNE)

London: Perdana Menteri Theresa May telah bertemu dengan tim penyelam asal Inggris yang membantu menyelamatkan 12 bocah dan pelatih sepak bola mereka dari dalam gua terendam banjir di Thailand. PM May memanggil mereka semua dengan sebutan "pahlawan."

Tim penyelam asal Inggris itu mengunjungi Downing Street untuk bertemu langsung PM May, Selasa 24 Juli 2018 petang waktu setempat.

John Volanthen asal Bristol, salah satu penyelam pertama yang menjangkau 12 bocah di gua Tham Luang, berfoto bersama PM May dan sederet orang lainnya di Downing Street. Turut hadir Duta Besar Thailand untuk Inggris, Pisanu Suvanajata.

PM May berterima kasih kepada para penyelam. "Mereka melakukan tugasnya dengan sangat baik. Kami sangat bangga dengan mereka. Mereka melakukan pekerjaan fantastis. Mereka pahlawan hebat," ungkap PM May.

"John merasa dirinya bukan pahlawan, tapi kupikir semua dari mereka adalah pahlawan," cetus dia, seperti disitat dari Evening Standard, Rabu 25 Juli 2018.

Para penyelam meluncurkan misi untuk menyelamatkan 12 anak-anak lelaki dan pelatih mereka, yang akhirnya berakhir setelah operasi berjalan 18 hari.

Baca: 11 Anggota Tim Sepak Bola Thailand jadi Biksu

Operasi tersebut merenggut nyawa satu penyelam angkatan laut Thailand, Saman Kunan. Ia meninggal dunia saat mengisi tabung oksigen dalam operasi penyelamatan.

Penyelamatan sangat berbahaya karena 12 anak-anak lelaki berusia 11 hingga 16 tahun itu harus berenang melewati ruang-ruang sempit di gua meski tidak memiliki pengalaman menyelam.

Penyelam lain yang datang ke Downing Street adalah Chris Jewell dan Connor Roe, keduanya asal Somerset, Josh Bratchley, dari Devon, serta Robert Harper, yang juga diyakini berasal dari Somerset.

Ekspatriat Inggris Vern Unsworth, yang tinggal di Thailand dan memiliki pengalaman di gua Tham Luang, menjadi bagian dari operasi penyelamatan. Ia juga ikut serta dalam kelompok yang bertemu langsung PM May.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close