Polisi Manado Tetapkan Satu Tersangka Lagi Siswa Yang Membunuh Guru

  • Whatsapp
Alexsander Guru SMK Yang Tewas Ditikam Muridnya

INDOPOLITIKA.COM- Tersangka kasus siswa SMK menusuk guru hingga tewas di Manado, Sulawesi Utara bertambah. Polres Manado kembali menangkap satu siswa lagi yang terlibat pengeroyokan hingga menewaskan seorang guru SMK bernama Alex Pengkey (54).

Adapun siswa yang ditangkap berinisial OU (17). OU ditangkap dirumahnya, di Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Saat ini OU sudah ditahan di Polres Manado.

Muat Lebih

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel mengatakan, sebelum ditangkap, tersangka sempat datang ke sekolah. Dari hasil interogasi tersangka mengaku ikut melakukan pengeroyokan.

“Setelah kita dalami, ternyata dia (tersangka OU) mengakui, bahwa pada saat pelaku satu berinisial FL menusuk korban, pisaunya sempat lepas, saat pisaunya lepas dan diambil oleh korban, di situlah dia pukul korban di belakang bagian bawah tengkuk.” kata Benny.

Benny menambahkan, dari hasil pemeriksaan tersangka hanya memukul satu kali, setelah itu tersangka FL kembali melakukan penusukan berulang kali.

“jadi dia OU membantu perngeroyokan. Dia membantu,”tuturnya.

Untuk mengetahui kejelasan motif dan kejadian perkara, Polisi akan melakukan rekonstruksi dan olah TKP pada Senin besok.

“Tapi, kita melihat kondisi dan situasi seperti apa. Yang jelas, para tersangka saat ini ditahan di Polres Manado.”tutup Benny.

Sebelumnya, Alexsander Pengkey (54), guru SMK Ichthus, Kota Manado, Sulawesi Utara Tewas ditikam siswanya FL (16) Senin, (21/10/19) lalu.

FL menikam Alexander karena tak senang ditegur setelah ketahuan merokok oleh korban. Penikaman bermula saat Alexander menegur FL dan kedua temannya, C dan OU karena kedapatan merokok di lingkungan sekolah. FL kemudian disuruh pulang oleh guru lain berinisial AD.

FL menuruti perintah AD. Namun, diduga kesal dengan teguran Alexander, FL kembali ke sekolah membawa pisau. Melihat Alexander berada di atas motor, FL langsung menikam tubuh korban berkali-kali. Kejadian itu menyebabkan korban mengalami beberapa luka tikaman di tubuhnya.

Setelah penusukan tersebut pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban yang berlumuran darah. Korban yang menderita luka tikaman kemudian dibawa ke RS AURI dan dinyatakan meninggal dunia. [pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *