Polisi Segera Periksa Tersangka Baru Kasus Rasis Papua

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA – Polda Jawa Timur akan segera periksa tersangka baru berinisial SA terkait ujaran kebencian dan rasialisme mahasiswa Papua di Surabaya. Agenda pemeriksaan SA dijadwalkan pada Senin, 1 September 2019.

“Senin yang bersangkutan (SA) dipanggil sebagai tersangka. Berikut pemeriksaan tersangka TS dan 16 saksi,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Pulau Bidadari, Jakarta Utara, Jumat (30/8).

Baca Juga:

Dedi mengatakan, tersangka SA belum ditahan. Sebab penyidik memerlukan hasil pemeriksaan dan gelar perkara terhadap SA.

“Tak menutup kemungkinan juga ada perkembangan tersangka baru. Nanti akan diumumkan,” ucapnya.

Selain pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, penyidik melakukan uji laboratorium forensik (labfor). Saksi ahli bahasa dan pidana juga dimintai keterangan.

“Saksi bahasa terkait diksi yang disampaikan masuk enggak penghinaan,” jelas Dedi.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur kembali menetapkan tersangka terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan, Surabaya. Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyebut tersangka baru itu berinisial SA.

“Ada penambahan tersangka baru berinisial SA. Jadi sudah ada dua tersangka dalam kasus tersebut, setelah sebelumnya menetapkan TS sebagai tersangka,” kata Luki di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat, (30/8/ 2019).

Luki menegaskan SA ditetapkan tersangka setelah terbukti melayangkan kata-kata rasis kepada mahasiswa Papua di AMP pada 16 Agustus 2019. Pembuktian tersebut diperoleh dari keterangan saksi-saksi dan juga hasil uji laboratorium forensik.

“Dari video yang beredar. SA salah satu yang mengungkapkan kata-kata kurang sopan, kata-kata binatang, kata-kata rasis. Diperoleh dari saksi, dan dari hasil Labfor,” jelas Luki.

Sebelumnya Polda Jawa Timur sudah menetapkan Tri Susanti alias Mak Susi sebagai tersangka dalam kasus rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Mak Susi merupakan Koordinator Lapangan (Korlap) yang mendatangi Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya beberapa waktu lalu. (rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *