Polisi Selidiki Kartu Mainan dengan Barcode Situs Judi Online di Tangerang

Judi online/net

INDOPOLITIKA.COM –  Pasca beredarnya kartu mainan anak dengan barcode situs judi online di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Polsek Pinang dengan sigap menarik seluruh kartu mainan yang beredar.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui jika pedagang tidak mengetahui barcode situs judi online dan kegunaannya saat membeli kartu tersebut dari agen.

“Berdasarkan keterangan pengecer, dia mendapat dari agen yang dibeli dari Pasar Bengkok dan Pasar Lembang. Keterangan agen itu membeli di Pasar Pagi, Jakarta Barat, satu renceng dia beli Rp 6.000 dan dijual Rp 8.000 ke pengecer,” ungkap Kapolsek Pinang, Iptu Tapril dalam keterangannya, Sabtu (1/10/2022).

Lanjutnya, kartu mainan dengan barcode situs judi online terungkap dari orang tua yang menyadari jika barcode tersebut terhubung ke situs judi online.

Iptu Tapril memastikan situs yang terhubung tidak mudah diakses oleh anak-anak. Situs bisa hanya bisa dibuka menggunakan VPN, dan juga harus menginput data diri dan rekening bank.

“Kalau yang bisa terakses online, dia harus memberikan data berupa nama sampai nomor rekening, itu kalau yang HP-nya pernah digunakan untuk judi online. Tapi barcode kadang semuanya banyak yang enggak bisa, baik dari lidik kami dan keterangan pengecer,” tuturnya.

Dia melanjutkan, saat dilakukan penyelidikan langsung oleh Krimsus Polres Metro Tangerang Kota, petugas juga kerap kali gagal mengakses situs dalam barcode itu.

Polisi juga memastikan kalau mainan bergambar itu berasal dari China yang dijual bebas di sentra penjual mainan Pasar Pagi, Jakarta Barat. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *