Politik Nasi Goreng Ala Megawati Soekarnoputri

  • Whatsapp
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bercerita soal kelebihannya menjadi politikus bergender perempuan seperti dirinya saat ini. Hal itu disampaikan usai Mega disambangi Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Teungku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7).

Posisinya yang juga merupakan Ketua Umum salah satu partai besar di Indonesia bahkan membuatnya mudah ‘meluluhkan hati’ para politikus pria. Salah satunya kata Mega dengan menggunakan politik nasi goreng.

Berita Lainnya

“Untunglah kalau seorang perempuan pemimpin dan politisi rupanya ada bagian yang sangat mudah meluluhkan hati laki-laki, nah itu namanya politik nasi goreng yang ternyata ampuh,” kata Mega usai bertemu dan bersantap siang bersama Prabowo.

Prabowo pun langsung tertawa menanggapi ucapan Mega di sampingnya. Tak hanya Prabowo, Ahmad Muzani hingga Budi Gunawan pun sempat tersenyum mendengar ocehan Mega soal Politik Nasi Goreng itu.

Lebih lanjut, Mega juga bercerita bahwa sebetulnya pertemuan yang baru bisa terlaksana hari ini sudah direncanakan sejak lama. Tapi karena keduanya sama-sama disibukan oleh kegiatan Pemilu maka pertemuan itu pun tidak bisa buru-buru digelar.

“Memang sebetulnya ini sebuah pertemuan yang sudah seharunsya berjalan beberapa waktu yang lalu tapi kita kan repot dengan masalah pemilu dan lain sebagainya,” kata Mega.

Padahal kata Mega, Prabowo sendiri sudah terus-menerus menagih kepadanya untuk dijamu dan dimasakan nasi goreng khas Teungku Umar di kediamannya.

“Beliau ini menagih terus, katanya nasi goreng yang saya buat itu enak sekali, katanya, tapi ternyata telah dibuktikan beliau semua yang hadir bilang ‘ya emang enak ya bu sering-sering di undang untuk bisa makan nasi goreng’,” kata Mega.

Keakraban dan komunikasi politik yang cair antar dua pemimpin partai besar di Indonesia, memberikan sinyal  bahwa Prabowo Subianto sudah dekat dengan Jokowi dan PDIP. Dari berbagai kalkulasi, politik nasi goreng Megawati mampu memberikan warna berbeda dalam peristiwa politik elit hari ini.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *