Polres Metro Bekasi Janji Tak Bakal Lindungi Premanisme di Bekasi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Maraknya aksi premanisme yang berbalut ormas di Kota Bekasi membuat geram netizen. Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Metro Kota bekasi, Kompol Arman mengatakan, tidak akan mentoleransi terhadap aksi premanisme yang sempat viral tersebut.

 “Perlu saya tegaskan bahwa polisi tidak akan mentolerir sedikitpun aksi premanisme di kota Bekasi, tadi dikatakan ada surat tugas, namun akan kita dalami tersendiri dan itu akan masuk ranah penyelidikan di krimsus,” katanya ketika dihubungi Indopolitika, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga:

Terkait dengan aksi premanisme yang diduga dilakukan oleh Ormas kota Bekasi. Jika ada unsur pidana, polisi berjanji akan menindak tegas terhadap pelaku. Polisi juga akan menyelidiki terkait tudingan ormas terhadap polisi yang diduga membekingi pengusaha.

“Namun, kami akan coba dalami, dan masih lidik memang apakah ada unsur pidana terjadi, kalau memang ada unsur, pasti akan kita tindak tegas, contohnya setelah unras tersebut beberapa hari kemudian ada salah satu anggota dari ormas tersebut dengan meminta uang parkir kepada warga dengan ancaman golok, kita akan kejar,” tandasnya.

Senada, Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Indarto membantah pihaknya telah melindungi aksi premanisme di wilayah hukum setempat. Video berdurasi kurang lebih delapan menit serta sebuah pesan berantai diyakini sebagai ungkapan spontan peserta aksi di lapangan.

“Pesan yang viral itu ungkapan di lapangan, tapi pada dasarnya kita kembalikan pada aturan yang ada,” ungkap Indarto.

Indarto menyampaikan, selama ini aturan hukum di Kota Bekasi tetap ditegakkan. Dalam video yang viral tersebut Pemkot Bekasi bahkan sedang mengekstensifikasi penerimaan pajak dari sektor lain.

“Kawan-kawan di luar kita sudah tidak viralkan lagi, tidak ada premanisme,” kata dia.

Sebelumnya, Video permintaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) untuk mengelola parkir di seluruh minimarket di Kota Bekasi mendadak viral di media sosial (medsos) Facebook.

Video yang diunggah oleh akun Facebook Peter F. Gontha. Tersebut mendapat respon dari banyak pihak. Dalam video tersebut, Peter menambahkan pernyataan yang menggambarkan adanya dugaan oknum preman.

“Waduh? ini kejadian 2 minggu lalu. Para Investor menelpon para Dubes mempertanyakan. Ini artinya Bekasi akan dikuasai preman nanti bisa seperti mexico, brazil dan negara amerika latin dan afrika. Menyedihkan… Kemana Negara kita. Jangan heran kalau para investor tidak jadi ke Indonesia… ke Vietnam ajalah!!!!.”

Unggahan Peter yang telah viral dibagikan 1.995 kali tersebut, disertai dengan video berdurasi tujuh menit. Dalam video tersebut, tergambar ormas yang sedang mendesak kepada pihak pengelola memberikan pengelolaan parkirnya kepada mereka.

Terkini, sebuah pesan berrantai tersebar. Dalam pesan tersebut tertulis pemkot dan aparat penegak hukum di Kota Bekasi mendukung ormas menjadi pemeras pengusaha retail di wilayah setempat.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *