Polri Siap Bentuk Satgas Anti Mafia Sepak Bola Jilid II

Divisi Humas Polri (Ist)

Jakarta – Sejak Satgas Antimafia Bola Jilid I dibubarkan 19 Juni lalu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membentuk Satgas Anti Mafia Bola Jilid II Satgas akan kembali dikomandoi oleh Brgijen Hendro Pandowo, dan akan bertugas selama empat bulan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Satgas Mafia Bola Jilid II dibentuk karena dorongan dari masyarakat. Masyarakat tampaknya puas melihat kinerja Satgas Mafia Bola Jilid I.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat Indonesia yang menghendaki bahwa sepak bola Indonesia, khususnya di liga 1 yang digelar tahun ini harus betul-betul terselenggara dengan bersih, bermartabat dan berprestasi,” kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (8/8/2019).

Selain itu, dibentuknya Satgas Mafia Bola Jilid II dilakukan untuk menyelesaikan perkara yang sebelumnya masih belum tuntas. Salah satunya, adalah kasus Vigit Waluyo dan Hidayat.

“Satgas ini tidak hanya fokus di tingkat pusat, tapi dibagi menjadi 13 wilayah, sesuai dengan wilayah di mana liga itu digelar. Kemudian di tiap-tiap wilayah itu, nanti ada sub satgas yang dipimpin oleh Dirkrimum bekerjasama dengan Panpel,” jelasnya.

Dedi mengungkapkan sub satgas nantinya akan bergerak untuk memastikan setiap pertandingan yang berlangsung, telah bebas dari pengaturan skor.

“Satgas itu benar-benar ingin memastikan setiap pertandingan yang digelar di 13 provinsi itu harus bebas dari match fixing atau praktek-praktek mafia bola yang mengganggu prestasi sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.