PPKM Mikro Diperpanjang: Kawasan Zona Merah Kantor Wajib WFH 75 Persen, Ibadah di Rumah

  • Whatsapp
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

INDOPOLITIKA.COM – Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro sampai dengan 28 Juni 2021. Ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kasus pasca lebaran.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro mulai 15 Juni -28 Juni mendatang,” kata Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Berita Lainnya

Dengan pemberlakuan pemperpanjangan PPKM Mikro ini maka wilayah dengan zona merah hanya memperbolehkan kegiatan perkantoran sebanyak 25% dari kapasitas karyawan sedangkan 75% lainnya wajib bekerja dari rumah atau work form home (WFH). Karyawan kantor sebanyak 25% yang bekerja harus digilir.

“Diputar bahwa Front Office bergantian dan memastikan pekerjaan tetap berlangsung dan stanby di tempat mereka masing,”ujarnya.

Airlangga meminta masyarakat yang tinggal di daerah berzona merah untuk beribadah di rumah masing-masing. Menurutnya, tempat ibadah di zona merah akan ditutup selama 2 minggu.

“Khusus di tempat ibadah untuk di daerah (zona) merah atau kecamatan merah itu juga beribadah dari rumah. Sehingga beribadah di tempat umum atau di tempat publik, di tempat-tempat ibadah, khusus di tempat merah ditutup 2 minggu,” jelas Airlangga.

Airlangga kemudian menyoroti daerah yang masuk dalam zona merah, seperti Kudus, Jateng, dan Bangkalan, Jatim. Menurutnya, Mendagri Tito Karnavian akan segera menerbitkan instruksi terkait penanganan di daerah-daerah zona merah.

“Terkait daerah merah antara lain Kudus, Bangkalan, dan beberapa daerah yang instruksi Mendagrinya akan diterbitkan dan masing-masing daerah untuk membuat keputusan di provinsi, kabupaten/kota masing-masing,” ujarnya. [rif]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *