Politik

Prabowo Bakal Buka Penghitungan Suara di Internalnya ke Publik

Indopolitika.com,JAKARTA–Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, akan membeberkan proses penghitungan suara internalnya pada publik. Namun sebelum diekspos, jenderal purnawirawan berjuluk 08 itu bakal mengundang para ahli IT dari berbagai universitas di Indonesia.

“Kami juga akan melakukan workshop dengan mengumpulkan ahli IT dari berbagai universitas. Kami akan kaji seilmiah mungkin dan pada saatnya akan diekspose pada hari yang tepat Minggu depan,” ujar Prabowo di Kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (8/4).

Prabowo juga mengimbau semua pihak tetap tenang dan tidak emosional. Jangan mengambil tindakan di luar jalur konstitusional. Semua tindakan harus hati-hati, jangan semata-mata dilandasi perasaan emosional.

“Percayalah bahwa kita lakukan semua tindakan tidak dengan grasa-grusu, tapi dengan ketenangan dan mengedepankan kepentingan yang terbaik,” katanya.

Terpisah, ‎Juru Kampanye Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Al Muzammil Yusuf mengatakan, pihaknya akan membuka penghitungan suara pilpres yang digelar internal 02 kepada publik pada Senin (13/5).

“Kita ada kesepakatan, Insyaallah akan ada ekspose dari tim IT yang ada di BPN, dan kita akan mengundang berbagai pakar. Sehingga Insyaallah akan memberikan informasi yang konstruktif, positif dan sahih ke depan,” katanya.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meyakini, BPN akan memaparkan sejumlah temuan terkait Situng KPU. Karena memang tujuannya dibukanya untuk mewujudkan proses pemilu yang jujur dan adil.

“Intinya bahwa kita siap untuk membuka pada publik hasil pemilu yang luber dan jurdil, itulah hak publik, hak masyarakat, itulah amanat konstitusi. Saya kira itu titik temu pembicaraan kita,” katanya.

‎Sekadar informasi, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengklaim, memenangi Pemilihan Presiden 2019 dengan perolehan 62 persen. Ia mengklaim, angka ini berasal dari penghitungan real count yang dilakukan internalnya. Angka itu diklaim berasal dari 320.000 tempat pemungutan suara (TPS). (JP)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close