Prabowo Masuk Kabinet, Taufik Cs Mulai Kritisi Anies

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD DKI, M taufik dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

INDOPOLITIKA.COM – Konstelasi politik di ibukota ikut terkena dampak pasca pelantikan menteri kabinet Indonesia maju oleh Presiden Jokowi belum lama ini.

Seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang kini menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju. Beberapa hari sebelum masuknya Prabowo ke kabinet Presiden Jokowi itu, ada pesan yang dia sampaikan ke Gerindra DKI Jakarta dibawah pimpinan M Taufik.

Baca Juga:

“Lima hari sebelum (Prabowo) masuk kabinet, ada arahan,” kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Syarif kepada wartawan, Minggu (27/10/2019).

Prabowo dilantik menjadi Menteri Pertahanan pada Rabu (23/10), sedangkan pesan itu disampaikan Prabowo ke Gerindra DKI pada Jumat (18/10/2019). Prabowo berpesan agar Gerindra DKI kritis.

“Bantu rakyat dengan dukung program pemerintah yang prorakyat. Tetap kritis bersama rakyat,” ungkap Syarif soal pesan Prabowo itu.

Syarif mengkonfirmasi bahwa sikap kritis bersama rakyat itu juga ditujukan kepada Gubernur Anies Baswedan, pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Iya,” kata dia.

Belakangan, Gerindra DKI menyoroti capaian kerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Kinerja itu menjadi pertimbangan Gerindra untuk menyikapi anggaran TGUPP pada 2020. Pada rencana Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020, Bappeda DKI Jakarta mengusulkan anggaran untuk TGUPP sebesar Rp 21 miliar.

Ketua DPD Gerindra DKI  Mohamad Taufik menegaskan bahwa sikap politik Partai Gerindra di DKI Jakarta tetap mendukung penuh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal ini untuk menepis isu bahwa sikap Partai Gerindra yang belakangan “keras” terhadap beberapa program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Enggak ada yang berubah, Pak Anies kan kita yang usung, kita yang calonin,” ucap Taufik kepada wartawan kemarin.

Mengenai program Anies yang belakangan disoroti Fraksi Gerindra, Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra ini menyebutkan bahwa itu adalah hal yang wajar.

Jika ada kritik dan tanggapan dari anggota Fraksi Gerindra dikarenakan lebih menyorot ke arah program.  “Enggak ada. Ya wajar saja, bukan berarti kita dukung terus enggak bisa nanya. Tetap dong, kalau menyimpang kita kritisi,” ujarnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *