Pras: Pembahasan APBD DKI 2020 Berjalan Lambat

  • Whatsapp
Prasetyo Edi Marsudi

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2020 berjalan lambat akibat persoalan transparansi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, hingga saat ini, tak ada satu pun anggota DPRD yang menerima rincian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara atau KUA PPAS 2020 secara lengkap.

Baca Juga:

“Dalam waktu dekat, saya akan menyurati Gubernur (Anies Baswedan) meminta dokumen itu (rincian KUA PPAS 2020) dibuka. Agar kami bisa bahas bersama dan bisa disahkan sesuai dengan ketentuan,” kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Akibat persoalan itu, kata Prasetio, rapat anggaran di setiap komisi juga berjalan lambat dan penuh interupsi. Hal ini karena para anggota legislatif baru menerima rincian KUA PPAS 2020 beberapa menit sebelum rapat pembahasan di setiap komisi dimulai. Sehingga, rapat di komisi harus menyisir satu per satu detil anggaran yang diajukan.

Pemprov DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Anies, tak lagi mengunggah dokumen KUA PPAS ke website apbd.dkijakarta.go.id. Dokumen tersebut baru akan dipublish ke masyarakat usai penetapan APBD bersama DPRD.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *