Pras Siap Coret Anggaran Aneh dan Tidak Jelas

  • Whatsapp
Prasetyo Edi Marsudi

INDOPOLITIKA.COM – Polemik mengenai anggaran aneh seperti lem aibon Rp 82 miliar, Pulpen Rp 124 miliar, hingga dana influencer Rp 5 miliar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) masih terus berlanjut.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengaku akan tegas mencoret anggaran yang aneh dan tidak jelas. 

Baca Juga:

“Saya melihat dari beberapa tempat, ini SKPD-nya itu enggak bisa tegas menganggarkan apa sih yang penting buat masyarakat. Pada saat itukan saya bilang prioritas di Jakarta apa saja sih. Jadi ada hal-hal kecil yang akan saya coret,” kata Prasetio ketika dihubungi, Sabtu (2/11/2019).

“Kayak masalah aibon lah terus masalah influencer. Kalau SKPD nya enggak mampu, ganti orangnya. Copot!,” tambah Prasetio.

Pasalnya hal ini menurut Prasetio bukanlah sesuatu yang main-main. “Ini enggak main 2020 dengan anggaran yang dikatakan kemarin itu masih Rp 90 trilun. Apakah mampu anggaran itu? Pendapatannya dari mana?,” jelasnya. 

Maka dari itu, Prasetio menekankan kepada anggota DPRD di komisi untuk memprioritaskan anggaran untuk hal yang lebih penting.

“Allhamdulilah saya apresiasi anggota DPRD yang baru ini, dia detail semua dari komisi per komisi melihat itu. Setiap malam saya kerja sampai jam 11. Itu resikonya yang penting anggaran APBD transparan. Terbuka kalau main-main, coret gitu aja udah,” pungkasnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *