INDOPOLITIKAPresiden AS Donald Trump yakin mitranya dari Rusia, Vladimir Putin ingin mengakhiri perang di Ukraina, setelah dua negosiator AS melakukan perjalanan ke Moskow untuk bertemu dengan pimpinan Kremlin.

“Saya rasa mereka mengadakan pertemuan yang sangat baik dengan Presiden Vladimir Putin,” kata Presiden AS Donald Trump dilansir dari Reuters, Kamis (4/12/2025).

“Apa hasilnya? Saya tidak bisa memastikannya, karena kedua belah pihak perlu bekerja sama,” sambungnya.

Presiden Trump berkomentar setelah ditanya tentang pertemuan antara utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Trump, dengan Presiden Putin di Kremlin pada 2 Desember.

Kedua perwakilan AS tersebut pergi ke Moskow untuk menyampaikan pembaruan rencana yang diusulkan Washington dan dinegosiasikan dengan Kiev, untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.

“Presiden Putin ingin mengakhiri perang. Itulah perasaan mereka,” lanjut bos Gedung Putih. “Dia ingin membuat kesepakatan.”

Menurut Presiden Trump, Ukraina “pada dasarnya menyetujui” proposal AS. Ia mengatakan Kiev seharusnya menyetujui kesepakatan tersebut pada bulan Februari, ketika ia dan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, bertemu di Gedung Putih.

Kremlin mengatakan pada tanggal 3 Desember bahwa Rusia siap bernegosiasi dengan Amerika Serikat tidak peduli berapa kali pun, sampai solusi untuk konflik Ukraina ditemukan.

“Beberapa hal dapat diterima, tetapi ada juga yang tidak dapat diterima. Ini adalah proses normal untuk mencapai kompromi,” ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Ia tidak merinci apa yang diterima dan ditolak Rusia dalam kesepakatan yang diusulkan.

“Ini pertama kalinya terjadi pertukaran pendapat langsung antara kedua belah pihak,” tambah Peskov. Ia mengatakan Moskow berharap Washington juga tetap diam tentang proses tersebut agar kemajuan dapat dicapai dalam perundingan damai.

Putaran perundingan baru ini terjadi setelah NATO berjanji untuk menghabiskan ratusan juta dolar untuk persenjataan AS bagi Ukraina. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengatakan mereka perlu memastikan “Ukraina berada dalam posisi terbaik untuk melanjutkan pertempuran”.

Presiden Zelensky mengatakan pintu menuju perdamaian telah terbuka dan mencatat bahwa upaya negosiasi saat ini perlu didukung oleh peningkatan tekanan pada Rusia. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com