Presiden PKS Sentil Yudian, Tak Pantas Kepala BPIP Sebut ‘Agama Musuh Pancasila’

  • Whatsapp
Presiden Jokowi memberi ucapan selamat usai pelantikan Kepala BPIP di Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (5/2). (Foto: Humas/Jay)

INDOPOLITIKA,COM  – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menilai perlu ada klarifikasi soal isu agama musuh Pancasila yang belakangan ini mencuat ke publik.

“Pertama saya masih ingin mengklarifikasi itu, ingin mencari informasi yang sebenarnya seperti apa. Terus terang, saya tidak ingin percaya bahwa itu disampaikan oleh seorang kepala BPIP,” kata Sohibul di Gedung Parlemen, Jakarta, kemarin.

Baca juga:

Tapi, kata dia, kalau misalnya berita itu benar, ia mengatakan itu tidak pantas dikatakan oleh siapapun apalagi oleh Kepala BPIP. “Hal semacam itu hanya pantas oleh mereka yang tidak memiliki agama atau mereka yang menentang Pancasila,” kata dia dikutip pks.id, Jumat, (14/2/2020).

“Kalau orang yang beragama kemudian dia mendukung Pancasila saya kira tidak akan mengatakan seperti itu,” ujar Sohibul.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi meluruskan pernyataannya soal ‘agama musuh Pancasila’ yang membuat gaduh.

“Yang saya maksud adalah bahwa Pancasila sebagai konsensus tertinggi bangsa Indonesia harus kita jaga sebaik mungkin. Pancasila itu agamis karena kelima sila Pancasila dapat ditemukan dengan mudah dalam Kitab Suci keenam agama yang diakui secara konstitusional oleh NKRI,” ujar Yudian dalam penjelasan resminya, Jumat (14/2), yang diunggah akun Twitter BPIP, @BPIPRI, Selasa (14/2) pagi.

Namun, kata dia, pada kenyataannya justru Pancasila sering dibenturkan dengan agama oleh orang-orang tertentu yang memiliki pemahaman sempit dan ekstrem. “Padahal mereka itu minoritas (yang mengklaim mayoritas). dalam konteks inilah, “agama” dapat menjadi musuh terbesar,” kata dia.[asa]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *