Internasional

Pria AS Dieksekusi Meski Sudah Diampuni Anak Korban

Ilustrasi eksekusi mati. (Foto: Medcom.id)

Texas: Pemerintah negara bagian Texas mengeksekusi seorang terpidana mati meski anak dari korban yang dibunuhnya sudah mengajukan permohonan grasi.

Christopher Young dinyatakan meninggal dunia pada Selasa 17 Juli 2018 usai dieksekusi mati otoritas Texas. 

Mitesh Patel, anak dari korban pembunuhan, menjalankan kampanye pengampunan dalam beberapa pekan terakhir. Ia meminta Gubernur Texas untuk mengampuni terpidana mati yang merupakan ayah tiga anak.

Patel sempat menjenguk Young pada Senin kemarin. Ia menyebut pertemuan dengan pembunuh ayahnya itu berlangsung penuh haru.

"Saya ingin memastikan keluarga Patel tahu bahwa saya mencintai mereka seperti mereka mencintai saya," ucap Young, seperti dilansir dari AFP. Itu adalah kata-kata terakhir dari terpidana mati.

November 2004, Young menembak mati seorang manajer di sebuah supermarket di San Antonio. Ketika itu, Young berada dalam pengaruh minuman keras dan narkotika.

Ia juga didakwa dengan kasus pelecehan seksual terhadap wanita di hari yang sama.

Young, yang merupakan anggota sebuah geng kriminal, mengaku tidak berniat membunuh manajer bernama Hasmukh Patel. Penembakan itu terekam kamera CCTV.

Salah satu putri Young memohon kepada otoritas Texas untuk tidak mengeksekusi ayahnya. Namun otoritas setempat dan juga dewan juri pengadilan Texas tidak memberikan pengampunan.

Texas adalah salah satu negara bagian di Amerika Serikat yang paling banyak mengeksekusi terpidana mati. Young adalah terpidana kedelapan yang dieksekusi mati sejak awal tahun ini.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close