Profil Mohammad Hasan Akhund, Plt Perdana Menteri di Pemerintahan Baru Taliban

  • Whatsapp
Mohammad Hasan Akhund. Foto/Dok/reuters

INDOPOLITIKA.COM – Kelompok Taliban baru saja mengumumkan pemerintahan baru Afghanistan yang mereka sebut sebagai “Emirat Islam Afghanistan”. Mereka yang menjabat adalah pelaksana tugas (Plt) dalam pemerintahan baru Afghanistan.

Kabinet anyar ini seluruhnya diisi oleh laki-laki dan sejumlah nama dikenal sebagai tokoh garis keras yang memerangi negara Barat dalam dua dasawarsa terakhir. Salah satunya adalah Mohammad Hasan Akhund yang ditunjuk sebagai Plt Perdana Menteri.

Berita Lainnya

Akhund telah lama menjabat sebagai kepala badan pengambil keputusan Taliban, Rehbari Shura, atau dewan pemimpin.

Dia pernah menjadi menteri luar negeri dan kemudian perdana menteri dalam pemerintahan Taliban yang pertama pada 1996-2001.

Seperti kebanyakan pemimpin Taliban, Akhund memperoleh banyak prestise dari kedekatannya dengan pemimpin pertama Taliban, Mullah Mohammad Omar.

Dia berasal dari Kandahar, tanah kelahiran Taliban. Sebuah laporan PBB menggambarkan Akhund sebagai “teman dekat dan penasihat politik” Omar.

Dia sangat dihormati di kalangan gerilyawan, khususnya oleh pemimpin utama Haibatullah Akhundzada, kata seorang sumber di Taliban.

Sejumlah pengamat menilai sosok yang diperkirakan berusia 65-70 tahun ini lebih bertindak sebagai tokoh politik daripada figur religius.

Pengaruhnya di dewan pemimpin juga memberinya suara dalam urusan militer.

Akhund sangat dihormati dalam gerakan itu, terutama oleh pemimpin tertingginya, Haibatullah Akhunzada, kata seorang sumber Taliban kepada kantor berita Reuters.

Mullah Akhund memiliki garis keturunan Pashtun dari Ahmad Shah Durrani – pendiri Afghanistan modern (sekitar 1700-an).

Dia memainkan peran kepemimpinan dan bimbingan yang penting dalam dewan pemimpin Rahbari Syura, yang sering disebut Quetta Syura, yang dibentuk setelah Taliban digulingkan dari kekuasaan dalam invasi militer pimpinan AS pada tahun 2001. [asa]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *