Internasional

Program Pangan Dunia Kekurangan Dana untuk Bantu Korut

Anak-anak di Korut mengalami malnutrisi. (Foto: AFP)

Pyongyang: Setidaknya 10 juta warga Korea Utara (Korut) kekurangan gizi dan membutuhkan bantuan kemanusiaan. Data ini dikeluarkan oleh Program Pangan Dunia (WFP).

Masalahnya, WFP saat ini sedang mengalami kekurangan dana. Maka, pasokan bantuan WFP ke Korut terpaksa harus dipotong.

"Kami biasanya menyediakan sereal dan biskuit kepada 650 ribu wanita dan anak-anak tiap bulan, terpaksa harus dipotong karena dana," kata juru bicara WFP, Herve Verhoosel, dikutip dari Strait Times, Rabu 10 Oktober 2018.

WFP merupakan satu di antara sedikit lembaga yang mengakses bantuan ke Korut, selain UNICEF. 

"Meskipun ada beberapa perbaikan di tahun ini, kebutuhan kemanusiaan di seluruh Korut tetap tinggi. Yang kami takutkan adalah kekurangan gizi akan semakin meluas," ucap dia.

Sejumlah donor dari perusahaan, termasuk perusahaan pelayaran enggan mendanai atau terlibat bantuan ke Korut karena tidak mau terkena sanksi. Pasalnya, kini Korut masih terjerat sanksi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Kami tidak bisa menunggu kemajuan politik atau diplomatik. Ini urusan kemanusiaan dan harus diutamakan," tegas Verhoosel.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) sebagai donor terbesar WFP saat ini sedang tidak memberikan bantuan ke Korut.

Menurut statistik, WFP membutuhkan sekitar USD15,2 juta untuk membiayai programnya selama lima bulan ke depan untuk tetap bisa memasok bantuan kemanusiaan ke Pyongyang.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close