Internasional

Protes Kebijakan Israel, Warga Palestina Ditembak Mati

Prajurit israel melakukan kerap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina (Foto: AFP).

Gaza: Tentara Israel menembak mati seorang pria Palestina dalam protes di dekat perbatasan Gaza.
 
Mohamed Abu Sadek, 21, ditembak di kepala oleh militer Israel pada Senin dan meninggal di rumah sakit.
 
Abu Sadek menjadi satu dari ribuan orang yang berkumpul di dekat perbatasan sebagai bagian dari unjuk rasa Pawai Besar Kepulangan.
 
"Sedikitnya 90 orang terluka dalam unjuk rasa, 10 di antaranya terkena peluru tajam yang ditembakkan oleh pasukan Israel," ujar pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.
 
Menurut juru bicara militer Israel, para tentara melepaskan tembakan sesudah para pengunjuk rasa melempar batu, membakar ban, dan alat-alat peledak.
 
Protes Palestina dimulai pada 30 Maret untuk peringatan Hari Tanah ketika, pada tahun 1976, enam warga Palestina Israel dibunuh pasukan Israel setelah memprotes penyitaan tanah mereka.
 
"Sejak dimulainya protes ini, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 174 warga Palestina di daerah enklave yang terkepung dan melukai lebih dari 18.000 orang," kata pejabat kesehatan di Gaza, seperti disitir dari Al Jazeera, Selasa 25 September 2018.
 
Satu tentara Israel ditembak mati oleh seorang penembak jitu Palestina.
 
Protes menyerukan agar rakyat Palestina dapat kembali ke tanah dari mana mereka atau keluarga mereka melarikan diri atau diusir pada 1948 untuk memberi jalan bagi pembentukan negara Israel.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close