Internasional

Protes Warga Turki di Jerman Ketika Oezil Disalahkan

Pemain sepak bola Jerman, Mesut Oezil. (Foto: AFP).

Berlin: Warga Turki yang berada di Jerman marah besar dan menyebut kritik terhadap Mesut Oezil sebagai tindakan rasialisme. Oezil merupakan pemain sepakbola asal Jerman yang kini memperkuat tim Arsenal.

"Dia melakukan hal yang benar, dia telah memberi contoh. Ini pasti akan terjadi ketika Anda menghina seseorang karena asal mereka atau iman mereka," ucap Abbas Haydin, 63, salah satu pensiunan Jerman yang merupakan keturunan Turki.

Laman AFP, Senin, 23 Juli 2018, melaporkan Oezil mengundurkan diri dari tim nasional Jerman pada Minggu, 22 Juli malam hari waktu setempat. Dia mengaku mengambil keputusan tersebut karena kecewa mendapat kritik media dan Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel.

Sebelumnya, Grindel mengkritik Oezil lantaran melakukan pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Mei lalu. Sedangkan media-media Jerman juga melontarkan kritik karena performa Oezil bersama timnas Jerman.

Kritik makin tajam usai tim juara bertahan itu gagal melaju ke babak lebih tinggi di Piala Dunia 2018. Harian Bild, merupakan salah satu surat kabar yang selama beberapa pekan terus mendorong agar gelandang Arsenal tersebut dipecat dari tim nasional.

"Media Jerman menulis bahwa Mannschaft kalah karena Oezil. Itu tidak benar!" tegas Haydin.

Oezil memperkuat timnas Jerman sejak 2009. Selama 10 tahun berseragam Der Panzer, gelandang berusia 29 tahun tersebut sudah mengoleksi 92 penampilan dan menyumbang 23 gol di seluruh ajang.

Pria keturunan Turki ini juga berhasil membantu Jerman meraih gelar di Piala Dunia 2014. Hanya saja, ia gagal membawa Die Mannschaft meraih gelar di Piala Dunia 2018 lantaran tersingkir di babak penyisihan grup.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close