Publik Sudah Mengira Plot Drama Kisruh Golkar Jelang Munas Lalu

  • Whatsapp
Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo.

INDOPOLITIKA.COM- Airlangga Hartarto kembali terpilih sebagai Ketum Partai Golkar secara aklamasi pada Munas Partai Golkar beberapa hari lalu.

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menilai terpilihnya Airlangga secara aklamasi merupakan bagian dari kompromi politik dengan pesaingnya, Bambang Soesatyo (Bamsoet). Indikasi itu terlihat dari keputusan Bamsoet yang sebelumnya disebut-sebut sebagai calon kuat namun pada detik-detik terakhir memilih mundur dari pencalonan.

BACA JUGA:

“Itu adalah bagian dari deal polik atau kompromi politik. Itu saya kira sulit untuk disanggah. Tapi sekali lagi, hal itu wajar dalam politik,” kata Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo kepada wartawan, Minggu (8/12/2019).

Dikatakan Karyono, awalnya publik yang disuguhi perseteruan Airlangga dan Bamsoet sempat membuat banyak kalangan menaruh harapan akan terjadi perubahan besar di Golkar.

Bamsoet saat itu pun terlihat sangat memiliki ambisi untuk menjadi ketua umum Golkar. Namun plot cerita itu berubah. Dan Sayangnya perubahan plot tersebut sudah diprediksi banyak kalangan.

“Saya yakin pada akhirnya, situasi akan adem kembali itu sudah saya prediksi diawal sebenarnya. Jadi dari mundurnya Bamsoet saya kira peta Munas Golkar sudah bisa diprediksi siapa yang bakal terpilih. Dengan mundurnya Bamsoet itu pertanda bahwa Airlangga semakin menguat,” pungkasnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *