Puisi “Pasukan Nasi Bungkus” yang digubah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mendapat respon dari warga. Puisi tersebut dinilai telah menuding adanya pasukan nasi bungkus (Panasbung) di balik riuhnya kicauan tentang Jokowi di media sosial.
Risa Miranda salah satunya. Warga asal Kalideres Jakarta Barat ini mengaku jengkel dengan tudingan tersebut. Sebab menurutnya, pembuat puisi seolah tak terima jika ada orang yang tak suka Prabowo.
“Saya suka Jokowi dan gak suka Prabowo, dan saya ngetweet tentang Jokowi misalnya, apa saya disebut pasukan nasi bungkus?,” katanya melalui pesan elektronik ke redaksi, Rabu (23/04).
Risa lantas mengirimkan puisi balasan untuk Fadli Zon. Puisi Risa menyindir pasukan cyber army yang ditugaskan khusus membela Prabowo di twitter.
Hal yang sama juga dilakukan Nurjaman Kurniawan yang menulis puisi di akun pribadi salah satu media sosial.
Berikut puisi yang mereka buat:
Surat untuk Prabowo
Kau sebut kami pasukan nasi bungkus
Padahal kami hanyalah warga yang berkata-kata
Kau kerahkan cyber army lulusan luar negeri
Semoga gajinya tak kau tunggak lagi
Bagi mu, rakyat tak punya kata-kata
Karena kau terbiasa dengan harga-harga
Memang sulit untuk memahami
Jika selama ini selalu dituruti.
Risa Miranda. 22.04.2014
Kau Yang Tak Pernah Bisa Mengerti
Kalau tak nurut dengan mu, kau culik kami dengan dalih perintah atasan.
Kalau tak mau pilih diri mu, kau tuding kami orang bayaran.
Kalau kau kalah, kau tuding orang lain lakukan kecurangan.
bagi mu, kaulah sumber kebenaran hakiki.
Yang lain adalah pendosa tak tahu diri.
Yang lain tak punya bakti pada negeri.
Jika mau mu itu, buatlah negeri mu sendiri.
Yordania mungkin akan berbaik hati,
Memberi selaksa tanah buat kau huni.
Bandung, 23 April 2014 – Nurjaman Kurniawan











Tinggalkan Balasan