Puluhan Warga di Tasikmalaya Keracunan Usai Santap Hidangan Pesta Ulang Tahun

  • Whatsapp
Sebanyak 30 korban dari total 46 korban warga sekampung yang keracunan hidangan pesta ulang tahun masih dirawat di ruang darurat sebuah madrasah Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (17/11/2020).(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)

INDOPOLITIKA.COM – Sebanyak 46 warga Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, keracunan hidangan pesta ulang tahun yang diselenggarakan di Kampung lainnya.

Awalnya, korban berjumlah 30 orang, namun pada Selasa (17/11/2020) bertambah menjadi 46 orang. Sementara itu, 30 korban masih dirawat intensif di ruang darurat sebuah Madrasah Kampung Cilimus.

Berita Lainnya

“Kemarin tercatat 36 orang warga kampung sini yang keracunan. Hari ini bertambah tadi pagi menjadi total di kampung ini saja 46 korban. Sebanyak 30 di antaranya masih dirawat di Madrasah Al Barokah,” ungkap dr. Fitriani Firdaus dari Puskesmas Tanjungjaya, ditemui di lokasi perawatan darurat korban, Selasa (17/11/2020).

Dijelaskan dr Fitrinia, mereka menghadiri acara pesta ulang tahun anak tetangganya yang bertempat tinggal di Singaparna pada Minggu (15/11/2020) kemarin. “Jadi, kalau korban yang di sini paling banyak karena mereka rombongan saat itu pergi ke acara pesta ulang tahunnya,” tambah dia.

Selain para korban sekampung ini, lanjut Fitri, ada beberapa korban lainnya yang berasal dari wilayah Singaparna dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Tinewati Singaparna. Namun, jumlahnya belum bisa dipastikan karena petugas penangannya dilakukan oleh tim Puskesmas Singaparna.

“Selain di sini juga ada korban lainnya di Singaparna dekat lokasi acara hajatan. Kalau jumlahnya di sana gak sebanyak di sini,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu korban keracunan Wawan (30) menuturkan, ia bersama 40 orang lebih warga kampungnya secara rombongan datang ke acara pesta ulang tahun anak tetangganya yang kini tinggal di Singaparna.

Seusai menyantap makanan pesta tersebut, dirinya bersama warga lainnya yang datang ke acara itu mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah dan mencret serta badan lemas. “Kalau pas pulang gak apa-apa awalnya. Tapi malam harinya kita merasakan gejala keracunan hampir bersamaan,” kata Wawan.

Kepala Desa Sukasenang, Yaya Suryaman menambahkan, para korban merasakan keracunan mulai Minggu malam sampai hari ini seusai menghadiri acara ulang tahun anak-anak yang masih tetangganya. Hidangan makanan berasal dari sebuah catering yang dipesan dari seseorang yang berasal dari Kampung Cintawana, Desa Cikunteun, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

“Mulai ada yang merasakan keracunan itu pada malam harinya seperti mual, sakit perut, pusing, muntah dan mencret setelah makan sambel goreng kentang, nasi putih, pepes ikan mujair, sayur tahu, cabai hijau, daging ayam, sayur sop, es krim dan kerupuk udang,” jelasnya. [ind]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *