Putri Kerajaan Spanyol Maria Teresa Meninggal Akibat COVID-19 di Paris

  • Whatsapp
Putri Maria Teresa dari Kerajaan Spanyol. Getty Images

INDOPOLITIKA.COM – Kerajaan Bourbon-Parma, Spanyol, dilanda kabar duka. Putri Maria Teresa (86) dikabarkan meninggal dunia, di Paris, setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh adiknya, Pangeran Sixtus Henry di tengah memburuknya pandemik virus corona di seluruh dunia. Ia menjadi anggota kerajaan pertama yang menjadi korban pandemi yang telah mencengkeram Eropa selama berminggu-minggu. Diketahui, jumlah kematian yang disebabkan COVID-19 di Spanyol telah mencapai 5.000 orang.

Bacaan Lainnya

Dilansir dailysabah, Senin (30/3/2020), Pangeran Sixtus Henry of Bourbon Parma mengungkapkan bahwa sang kakak meninggal saat menjalani perawatan di Paris, Prancis. Setelah kasus kematian tersebut, seluruh anggota keluarga kerajaan langsung dites Corona. Namun, hasilnya negatif seluruhnya.

Putri Maria Teresa lahir di Paris, Prancis pada 1933. Orang tuanya adalah Pangeran Xavier dan Madeleine de Bourbon. Selama hidupnya ia tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak. Putri Maria adalah professor Sosiologi di Universitas Sorbonne Paris. Selama ini, dia sangat jarang menggunakan gelar kerajaannya. Maria Teresa merupakan anggota Bourbon-Parma, keluarga cabang dari Dinasti Bourbon yang menguasai Spanyol, dan keturunan dari Dinasti Capetian Perancis.

Putri Maria Teresa dikenal karena wawasannya, gaya bicaranya, serta terlibat aktif dalam beragam kegiatan sosial. Ia juga sering membela hak kaum marjinal dan kelas bawah. Hal itu membuatnya mendapat julukan “Putri Merah”.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *