Daerah

Rahmat Mirzani Djausal Minta Pemkot Bandar Lampung Segera Bayar Insentif Guru Honorer

Calon anggota DPRD Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telat membayarkan insentif kepada 7.433 guru honorer TK/RA, SD/MI, SMP/MTs negeri dan swasta di Bandar Lampung.

Mirza, sapaan akrab Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan dengan alasan apapun tidak dibenarkan menunda pembayaran insentif untuk ribuan guru honorer tersebut. Apalagi menunggak sampai sambilan bulan (Januari-September) dengan total yang harus dibayar pemkot sebanyak Rp13.379.400.000.

“Kasihan guru-guru honorer di Bandar Lampung ini, sudah kecil bayarannya, ditunda pula pembayaran insentifnya,” kata Mirzani saat diwawancarai wartawan, di Bandar Lampung, Kamis (06/09/2018).

Bacaleg yang maju dari Partai Gerindra itu juga mempertanyakan alasan penundaan pembayaran insentif itu karena anggaran yang ada didahulukan untuk pembayaran lain oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung yang dianggap lebih penting. Seharusnya, kata Mirzani, tidak ada yang lebih penting daripada membayar insentif untuk para guru honorer itu. Menurutnya, guru honorer adalah para pahlawan di bidang pendidikan yang harus dihargai di negeri ini.

“Pengabdian para guru honorer di Bandar Lampung ini jangan dikecewakan. Kalau alasannya, anggaran yang ada untuk kebutuhan lain yang lebih penting, saya rasa membayar insentif guru honorer itu jauh lebih penting,” tegas Mirzani.

Karena itu, Mirzani mendesak agar Pemkot Bandar Lampung segera melunasi hutangnya kepada para guru honorer tersebut. Mirzani menyebut, insentif perbulan yang diterima oleh para guru honorer hanya 200.000 ribu, akan tetapi tidak mampu dibayar oleh pemerintah. Hal ini tentunya, mengecewakan para guru honorer.

“Saya berharap Pemkot Bandar Lampung segera membayarnya. Saya yakin para guru itu sudah menunggu,” tutupnya. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close