Partai Persatuan Pembangunan

Rapinmas II PPP Temui Jalan Buntu Soal Koalisi

Indopolitika.comRapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Aston, Jakarta Sabtu (10/5/2014) menemui ‘jalan buntu’. Belum menemui kata sepakat soal arah koalisi, Rapimnas partai berlambang Ka’bah itu diskorsing.

Sekretaris Jenderal Romahurmuzi tak memungkiri jika pihaknya dalam Rapimnas belum menemukan kata sepakat untuk menentukan arah koalisi. Oleh sebab itu, skorsing itu sengaja dilakukan untuk melakukan lobi-lobi. “Kalau berbicara alasan subjektifitas pasti berbasis pada konstituensi dan rasionalitas sebagai politisi. Oleh karena itu, kami masih membutuhkan waktu lagi untuk lobi informal,” ujar Romy sapaan akrab Romahurmuzi usai skorsing.

Dari waktu yang sudah ditentukan, Rapimnas PPP memang mundur. Setelah di skorsing selama 4,5 jam, rapat itu kembali dibuka pada pukul 21.00 WIB. Setelah dibuka kembali akhirnya dilakukan skorsing pukul 23.30 WIB. Romy menjawab diplomatis saat disinggung apakah dalam Rapimnas II itu, PPP ‘pecah kongsi’. Dia beralasan, masing-masing peserta memiliki pandangan yang beralasan. “Merekonsiliasi dalam satu pendapat bukan perkara mudah, tentu sebagai partai politik harus memberikan ruang,” imbuhnya.

Lobi sendiri sebenarnya sudah dilakukan antara Ketua Umum PPP, Suryadhrma Ali dengan sejumlah pimpinan wilayah sejak sabtu sore hingga larut malam. Namun, kesepakatan belum terbangun.

Romy mengakui bahwa peserta Rapimnas belum memiliki jawaban yang sejalan. Sehingga forum belum menghasilkan suatu keputusan. Sementara itu, kata Romy, forum sangat menghindari voting. “Kita hindari voting agar suara partai bulat,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi mengungkapkan jika Rapimnas rencanannya akan dilanjutkan Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB. “Semua (skorsing-red) akan dicabut sekitar pukul 19.00 WIB,” ucap Emron.Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Aston, Jakarta Sabtu (10/5/2014) menemui ‘jalan buntu’. Belum menemui kata sepakat soal arah koalisi, Rapimnas partai berlambang Ka’bah itu diskorsing.

Sekretaris Jenderal Romahurmuzi tak memungkiri jika pihaknya dalam Rapimnas belum menemukan kata sepakat untuk menentukan arah koalisi. Oleh sebab itu, skorsing itu sengaja dilakukan untuk melakukan lobi-lobi. “Kalau berbicara alasan subjektifitas pasti berbasis pada konstituensi dan rasionalitas sebagai politisi. Oleh karena itu, kami masih membutuhkan waktu lagi untuk lobi informal,” ujar Romy sapaan akrab Romahurmuzi usai skorsing.

Dari waktu yang sudah ditentukan, Rapimnas PPP memang mundur. Setelah di skorsing selama 4,5 jam, rapat itu kembali dibuka pada pukul 21.00 WIB. Setelah dibuka kembali akhirnya dilakukan skorsing pukul 23.30 WIB. Romy menjawab diplomatis saat disinggung apakah dalam Rapimnas II itu, PPP ‘pecah kongsi’. Dia beralasan, masing-masing peserta memiliki pandangan yang beralasan. “Merekonsiliasi dalam satu pendapat bukan perkara mudah, tentu sebagai partai politik harus memberikan ruang,” imbuhnya.

Lobi sendiri sebenarnya sudah dilakukan antara Ketua Umum PPP, Suryadhrma Ali dengan sejumlah pimpinan wilayah sejak sabtu sore hingga larut malam. Namun, kesepakatan belum terbangun.

Romy mengakui bahwa peserta Rapimnas belum memiliki jawaban yang sejalan. Sehingga forum belum menghasilkan suatu keputusan. Sementara itu, kata Romy, forum sangat menghindari voting. “Kita hindari voting agar suara partai bulat,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi mengungkapkan jika Rapimnas rencanannya akan dilanjutkan Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB. “Semua (skorsing-red) akan dicabut sekitar pukul 19.00 WIB,” ucap Emron.Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Aston, Jakarta Sabtu (10/5/2014) menemui ‘jalan buntu’. Belum menemui kata sepakat soal arah koalisi, Rapimnas partai berlambang Ka’bah itu diskorsing.

Sekretaris Jenderal Romahurmuzi tak memungkiri jika pihaknya dalam Rapimnas belum menemukan kata sepakat untuk menentukan arah koalisi. Oleh sebab itu, skorsing itu sengaja dilakukan untuk melakukan lobi-lobi. “Kalau berbicara alasan subjektifitas pasti berbasis pada konstituensi dan rasionalitas sebagai politisi. Oleh karena itu, kami masih membutuhkan waktu lagi untuk lobi informal,” ujar Romy sapaan akrab Romahurmuzi usai skorsing.

Dari waktu yang sudah ditentukan, Rapimnas PPP memang mundur. Setelah di skorsing selama 4,5 jam, rapat itu kembali dibuka pada pukul 21.00 WIB. Setelah dibuka kembali akhirnya dilakukan skorsing pukul 23.30 WIB. Romy menjawab diplomatis saat disinggung apakah dalam Rapimnas II itu, PPP ‘pecah kongsi’. Dia beralasan, masing-masing peserta memiliki pandangan yang beralasan. “Merekonsiliasi dalam satu pendapat bukan perkara mudah, tentu sebagai partai politik harus memberikan ruang,” imbuhnya.

Lobi sendiri sebenarnya sudah dilakukan antara Ketua Umum PPP, Suryadhrma Ali dengan sejumlah pimpinan wilayah sejak sabtu sore hingga larut malam. Namun, kesepakatan belum terbangun.

Romy mengakui bahwa peserta Rapimnas belum memiliki jawaban yang sejalan. Sehingga forum belum menghasilkan suatu keputusan. Sementara itu, kata Romy, forum sangat menghindari voting. “Kita hindari voting agar suara partai bulat,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi mengungkapkan jika Rapimnas rencanannya akan dilanjutkan Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB. “Semua (skorsing-red) akan dicabut sekitar pukul 19.00 WIB,” ucap Emron.Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Aston, Jakarta Sabtu (10/5/2014) menemui ‘jalan buntu’. Belum menemui kata sepakat soal arah koalisi, Rapimnas partai berlambang Ka’bah itu diskorsing.

Sekretaris Jenderal Romahurmuzi tak memungkiri jika pihaknya dalam Rapimnas belum menemukan kata sepakat untuk menentukan arah koalisi. Oleh sebab itu, skorsing itu sengaja dilakukan untuk melakukan lobi-lobi. “Kalau berbicara alasan subjektifitas pasti berbasis pada konstituensi dan rasionalitas sebagai politisi. Oleh karena itu, kami masih membutuhkan waktu lagi untuk lobi informal,” ujar Romy sapaan akrab Romahurmuzi usai skorsing.

Dari waktu yang sudah ditentukan, Rapimnas PPP memang mundur. Setelah di skorsing selama 4,5 jam, rapat itu kembali dibuka pada pukul 21.00 WIB. Setelah dibuka kembali akhirnya dilakukan skorsing pukul 23.30 WIB. Romy menjawab diplomatis saat disinggung apakah dalam Rapimnas II itu, PPP ‘pecah kongsi’. Dia beralasan, masing-masing peserta memiliki pandangan yang beralasan. “Merekonsiliasi dalam satu pendapat bukan perkara mudah, tentu sebagai partai politik harus memberikan ruang,” imbuhnya.

Lobi sendiri sebenarnya sudah dilakukan antara Ketua Umum PPP, Suryadhrma Ali dengan sejumlah pimpinan wilayah sejak sabtu sore hingga larut malam. Namun, kesepakatan belum terbangun.

Romy mengakui bahwa peserta Rapimnas belum memiliki jawaban yang sejalan. Sehingga forum belum menghasilkan suatu keputusan. Sementara itu, kata Romy, forum sangat menghindari voting. “Kita hindari voting agar suara partai bulat,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi mengungkapkan jika Rapimnas rencanannya akan dilanjutkan Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB. “Semua (skorsing-red) akan dicabut sekitar pukul 19.00 WIB,” ucap Emron. (Ind/cntr)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close